Kini, Suzuki juga buka kios sepeda motor

Juni 16, 2008 at 3:17 am Tinggalkan komentar

USAHA
Tabloid KONTAN No. 16, Tahun X, 23 Januari 2006

Raung Rezeki dari Suzuki
Kini, Suzuki juga buka kios sepeda motor

Suzuki menawarkan konsep subdealer dengan nama Kios Suzuki. Modal pendiriannya imut banget, dan balik modalnya ngebut.

Emoh puyeng memikirkan biaya transportasi yang membubung, orang makin kepincut dengan kendaraan mungil nan lincah yang paling praktis: sepeda motor. Sudah bebas hambatan lantaran bisa meliuk-liuk di belantara kemacetan, si kuda besi ini juga irit banget.

Lantaran itulah, seperti para penunggangnya, penjualan roda dua ini selalu mengebut. Tahun 2004 misalnya, penjualan sepeda motor mencapai 4 juta unit. Tahun lalu jumlah itu digeber menjadi 5,2 juta unit.

Tapi, yang namanya perjalanan bisnis memang mesti ada onak dan durinya. Itu juga yang terjadi pada penjualan sepeda motor. “Lagi lesu, neh, gara-gara BBM naik,” keluh seorang pemilik dealer kecil-kecilan, “Sebelum BBM naik sebulan saya mampu melego 15 unit sepeda motor, eh, bulan lalu tak laku sebiji pun.”

Selain kenaikan BBM, mekarnya bunga kredit juga membuat penjualan sepeda motor terhuyung-huyung. Maklum, sebagian besar perniagaan sang raja jalanan ini melalui jasa perusahaan leasing atau perusahaan pembiayaan.

Dampaknya sudah terasa. Banyak saluran distributor berupa dealer sepeda motor alias channeling yang mogok. “Ada beberapa channeling yang kami tutup dan kami alihkan ke tempat lain,” ujar Irwan Helmy, Manajer Marketing Citra Asri Buana (CAB), main-dealer Suzuki untuk wilayah Jabotabek.

Channeling ini memang salah satu upaya produsen sepeda motor untuk mendekatkan diri pada konsumen. “Kita harus jemput bola. Dengan channeling, biayanya lebih murah ketimbang pameran di mal. Kami hanya memberikan fee,” terang Irwan.

Selain dealer cilik yang memamerkan beberapa merek sepeda motor, kini makin menjamur dealer kecil-kecilan yang hanya menjual satu merek. Kalau Honda melaju dengan Kios Honda, Suzuki ngepot lewat tajuk Kios Suzuki. “Kami sedang mencari tempat-tempat baru, nih,” tukas Irwan.

Pada dasarnya, skema Kios Suzuki hampir sama dengan Kios Honda (KONTAN No. 40, edisi 11 Juli 2005). Kesamaannya, si mitra Kios Suzuki dilarang keras memajang sepeda motor merek lain.

Bisa pilih, beli putus atau konsinyasi

Bila tertarik menjadi penjual sepeda motor keluaran Suzuki, ayo persiapkanlah diri Anda. Syarat untuk membuka Kios Suzuki kagak sulit, tuh! Anda tinggal menghubungi dealer yang dekat dengan tempat tinggal Anda. Modal utamanya: harus mempunyai ruangan yang memadai untuk memajang sepeda motor. Tempatnya bisa menyewa atau milik sendiri.

Untuk perizinan juga tak rumit-rumit amat. Anda hanya tinggal mengetok pintu Pak RT, lalu membayar sejumlah uang keamanan ala kadarnya. Anda juga tak perlu menyetorkan sejumlah uang sebagai deposit. Sebagai gantinya, dealer akan meminta jaminan berupa surat-surat berharga seperti surat rumah, surat tanah, buku tabungan, atau surat-surat aset lainnya.

Setelah mendapat tempat yang cocok, pihak dealer akan menyeleksi lokasi tersebut. Untuk barang dagangan, setiap dealer memberikan persyaratan yang berbeda. Ambil contoh kiprah John Pieter. Pemilik dealer Suzuki di bilangan Serpong ini menitipkan beberapa sepeda motor ke Kios Suzuki. “Bukan beli putus, tapi konsinyasi,” terangnya. Maka, mitranya tak perlu menyetor jaminan.

Rupanya, pihak Suzuki benar-benar memberi kebebasan. Lain lagi pengalaman L. Napitupulu, pemilik Kios Suzuki NB Sepeda motor, di daerah Serpong. Ia akan menerima barang dagangan sesuai dengan nilai jaminan yang diberikan.

Aturan mainnya, laku atau tidak laku dalam 21 hari ia harus membayar jumlah sepeda motor yang dia angkut dari dealer. “Makanya harus hati-hati ambil barang, jangan terlalu banyak,” imbuh L. Napitupulu. Kalau sudah begini, jelas Anda tak bisa ongkang-ongkang kaki, Bah!

Lantaran sebagian besar pembeli sepeda motor memilih cara kredit, Kios Suzuki harus menjalin kerja sama dengan lembaga pembiayaan. “Sebanyak 98% pembeli saya ambil sepeda motor secara kredit,” ucap Napitupulu. Maka, Kios Suzuki pun bekerja sama dengan beberapa lembaga pembiayaan, seperti Dana Supra, Indomobil Finance, dan Suzuki Finance.

Sebulan laku 15 unit sampai 50 unit

Untuk tiap unit sepeda motor yang laku, pemilik Kios Suzuki mendapatkan fee antara Rp 200.000 sampai Rp 300.000. Fee itu umumnya berupa diskon. Jadi, kalau dealer memberi harga Rp 9,8 juta, Kios Suzuki bisa melego dengan harga Rp 10 juta. Sudah begitu, kalau lembaga leasing-nya baik hati, mereka juga memberikan persenan. Jumlahnya sama, Rp 200.000 sampai Rp 300.000 setiap unit.

Para pemain Kios Suzuki menyadari, persaingan bisnis sepeda motor sudah sangat ketat. Ditambah lagi dengan keadaan ekonomi masyarakat yang morat-marit. Apalagi kini uang muka sepeda motor tak bisa seenak udel, misalnya Rp 500.000. Kini rata-rata uang panjar mencapai Rp 2 juta.

Maka, Kios Suzuki yang ada menyiapkan beragam strategi. “Kita harus bikin berbagai program dan ada dukungan leasing,” cetus Napitupulu. Menurutnya, leasing bisa memberikan suku bunga lebih menarik dan uang muka yang kecil plus ada program-program diskon.

Dengan strategi seperti itu, NB Motor dalam sebulan mampu melego 50-an unit. Lain lagi dengan Kios Suzuki milik John Pieter yang bisa mencetak transaksi 15-an unit sebulan.

Nah, jangan heran kalau bisnis Kios Suzuki ini makin diminati para pengusaha kecil. Selain modalnya imut, biaya operasionalnya juga tak terlalu besar. Paling banter untuk biaya satu atau dua pegawai, listrik, dan telepon.

Makin besar angka penjualan, tentu makin cepat Anda menggapai balik modal. Namun, paling tidak, dalam setahun para pemilik Kios Suzuki sudah bisa mencapai titik impas. Hayo, berani menggeber peruntungan di bisnis ini?

Ahmad Febrian, Yurike Patrecia

Tabel simulasi perhitungan bisa di donlod di SINI

Entry filed under: Bisnis. Tags: , , , , , .

Blogkage updates vol 5 Peluang usaha motor bak beroda tiga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Juni 2008
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Kategori

Add to Technorati Favorites