Hajatan Besar Kraton Yogyakarta [1]

Mei 6, 2008 at 12:42 am 8 komentar

Tanggal 9 May 2008, Kraton Yogyakarta bakalan punya gawe besar, Sri Sultan Hamengkubuwono IX akan menikahkan putri ketiganya,GRAj Nurkamnari Dewi dengan Yun Prasetyo SE MBA yang kini bergelar KRT Purbodiningrat, hajatan besar ini rencananya juga akan mengundang RI1 dan RI 2 . Bahkan Garuda Indonesia berencana untuk menambah jadwal penerbangan pada hari tersebut. Sebagai warga jogja Blogkage mengucapkan , Selamat menempuh hidup baru, semoga selalu bahagia !

Bagaimana kisah kasih mereka berdua ?

Berita ini gw ambil dari SINI

JELANG UPACARA PERKAWINAN KRATON YOGYA (1)

’Bukan yang Pertama, Tetapi yang Terakhir’
29/04/2008 07:28:25

UPACARA akad nikah atau ijab pasangan GRAj Nurkamnari Dewi dengan Yun Prasetyo SE MBA bergelar KRT Purbodiningrat, akan berlangsung Jumat (9/5) pukul 06.15 WIB di Masjid Panepen Kraton Yogyakarta. Akad nikah putri ketiga Sri Sultan HB X dengan putra keempat Alm RH Djuwanto Hadi BA ini dilangsungkan pagi hari, karena bertepatan hari Jumat.

“Sebelum salat Jumat, rangkaian acara harus sudah selesai. Upacara panggih memakan waktu cukup lama, sehingga harus dimulai lebih pagi. Ngarsa Dalem akan menikahkan sendiri putrinya,” kata RM Dinusatomo Seksi Acara, kepada wartawan, Senin (28/4) di Kraton Kilen.

Selanjutnya, GRAj Nurkamnari Dewi akan mendapat nama baru GRAy Purbodiningrat karena suami sudah mendapat nama baru KRT Purbodiningrat. Untuk upacara panggih, disebar sekitar seribu undangan, sedang pada malam resepsi ada 2.500 undangan. Para tamu undangan di antaranya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, direncanakan akan hadir pada pagi hari.

KRT Purbodiningrat dalam kesempatan itu mengemukakan, lamaran terhadap GRAj Nurkamnari sudah dilakukan Februari 2008 silam secara tertulis. Dan kemudian, jelasnya, jawaban atas lamaran tersebut menurutnya juga dilakukan Sri Sultan HB X secara tertulis.

“Saya, pacar ke berapa?” Kalimat itu spontan dibisikkan KRT Purbodiningrat kepada GRAj Nurkamnari Dewi. Jun — demikian panggilannya — menunggu Gusti Dewi menjawab pertanyaan KRt: “pacar ke berapakah pasangan ini bagi masing-masing ?”. Gusti Dewi tersenyum meski agak kaget, karena calon pendampingnya ikut bertanya.

Namun putri ketiga Sultan HB X inipun akhirnya idem dengan sang kekasih yang sudah menjawab pertanyaan lebih dulu: “dia bukan yang pertama, tapi Insya Allah yang terakhir”. Jawaban yang sangat simpatik. Karena sangat jujur kepada pasangan masing-masing.

Lantas bagaimana perasaan KRT Purbodiningrat yang akan mempersunting putri Sri Sultan yang telah dikenalnya sejak 1994 silam? “Tentu saja saya sangat bahagia karena menyunting putri Ngarso Dalem. Apalagi Mbak Dewi juga begitu baik dan bersahaja,” ucap lelaki kelahiran Yogyakarta 1 Juni 1976, putra bungsu 4 bersaudara dari pasangan RH Djuwanto Hadi BA (alm) dan RAy Hj Handayati Djuwanto.

Tidak begitu saja bagi peraih MBA dari Southeastern University, Washington DC USA tahun 2002 tersebut mendapatkan cinta GRAj Dewi. Lika-liku yang panjang telah ditempuh untuk mendapatkan kekasih hatinya. Sehingga Jun menjadi lebih intensif menjalin hubungan tersebut 1,5 tahun terakhir ini. “Yah…. sebagai laki-laki saya tentu yang lebih intensif,” seloroh alumnus SMAN 3 Padmanaba Yogya dan Sarjana Ekonomi FE UPN ‘Veteran’ tersebut.

Kesenangan bercanda itu diakui GRAj Dewi menjadi salah satu daya tarik lelaki tersebut. “Selain dia juga baik banget, bisa deket dengan keluarga dan jujur. Setidaknya, ia juga sanggup untuk bersama saya yang tentu juga ada beban sebagai mantu Dalem,” sebut GRAj Dewi. Karena itulah, calon mantu Dalem ini mengakui, nasihat-nasihat Sri Sultan HB menjadi pegangan yang teguh. “Saya sudah mendapat nasihat Ngarso Dalem agar bisa menjaga diri, menjaga sikap. Ini sangat penting bagi saya,” tambahnya.

Bagaimana kisah kasih itu berawal? KRT Purbo dengan cepat menjawab bahwa tahun 1994 ia dikenalkan dengan GRAj Dewi oleh adik kelasnya baik di SMPN 5 maupun SMAN 3 Yogya yang menjadi sahabat Mbak Dewi. Namun perkenalan itu disebutnya biasa saja. “Barulah pada tahun 2003 kami ketemu di jalan dan say hallo. Waktu itu, kami lantas bertukar nomor handphone dan mulailah telepon-teleponan,” paparnya.

Namun intensitas pertemuan itu kemudian terputus. Pasalnya, GRAj Dewi meneruskan pendidikannya Holmesglen Institute Melbourne Australia, sementara dirinya tahun 2005 melanjutkan studi di Washington. Hubungan jarak jauh sempat membayangi keduanya yang dipisahkan lautan. Tetapi tampaknya, kisah cinta dari dua benua ini tetap berlanjut. Ketika keduanya kembali ke Yogyakarta tahun 2007 lalu, pasangan yang sedang dimabuk cinta ini seakan tak pernah berpisah. (Fsy/Fia)

Poto pasangan mempelai

photo gw ambil dari SINI

bersambung….

Entry filed under: news. Tags: , , , , , , , , , , , .

Melongok tawaran kerja sama SPBU Pertamina Hajatan Besar Kraton Yogyakarta [2]

8 Komentar Add your own

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Kategori

Add to Technorati Favorites