14 Fakta Ayat-ayat Cinta

Maret 19, 2008 at 12:07 pm 2 komentar

gw copas dari SINI

#1. Pada awalnya tokoh Aisha akan diperankan oleh Carissa Putri, sementara tokoh Maria buat Rianti Cartwright. Pertukaran peran itu terjadi 10 menit sebelum jumpa pers bakal pembuatan film AAC.

Rianti dan Carissa perlu menunggu keputusan itu dengan penuh tanda tanya, karena yang terpilih sebagai Aisha akan tampil berjilbab dan bercadar di depan wartawan. Rianti terpilih. Alasannya? Salah satu sebabnya, karena mata VJ MTV ini dianggap lebih “berbicara”.


#2. Proses casting pemain memakan waktu lima bulan. Untuk peran Aisha dan Maria semula akan dipakai wanita asli Mesir, tapi tak ada yang pas. Ketika beralih ke wanita dari Indonesia, nama Nadine Chandrawinata sempat masuk nominasi, tapi juga batal.

#3. Sedangkan peran Fahri sempat dicari lewat pesantren-pesantren, tapi tak jua menuai hasil. Fedy Nuril akhirnya terpilih menjadi Fahri lantaran bersikap apa adanya dan mau belajar. Tak seperti kandidat aktor lainnya yang berusaha tampil “sesuci” tokoh Fahri saat di-casting.

#4. Awalnya AAC akan banyak dialog berbahasa Arab. Dengan pertimbangan komersial, skenario awal dirombak kembali. Kru pun beberapa kali bongkar pasang.

#5. Syuting AAC kerap dirundung kendala, atau tepatnya cobaan. Seperti pernah ketika syuting akan berlangsung, Rianti yang masih berwarganegara Inggris harus pergi dahulu ke Singapura untuk memperpanjang masa tinggalnya di Indonesia. Akibatnya, jadwal syuting jadi mundur.

#6. Hanung Bramantyo sendiri sempat dibuat menangis saat dibenturkan dengan banyaknya hambatan. Salah satunya saat gagal berangkat ke Kairo, padahal mereka sudah bersiap-siap di Bandara Soekarno-Hatta.

#7. Saat hampir patah semangat menghadapi berbagai kendala, Hanung selalu ingat pesan ayahnya, “Wong lanang kuwi kudu mrantasi (lelaki itu harus menyelesaikan segala persoalan)”. Juga pesan ibunya agar membuat film agama. Hikmahnya, Hanung merasa senang setiap berhasil memecahkan persoalan yang menghadang.

#8. Syuting paling berat menurut Hanung adalah saat adegan sidang Fahri. Gereja Imanuel Jakarta diset sebagai ruang pengadilan. Ini salah satu scene dengan jumlah pemain paling banyak. Semua pemain utama kumpul menjadi satu. Penata kostum, penata make up kewalahan menghadapi banyaknya pemain. Banyak pemain memakai jilbab dan bercadar.

#9. Karena tak bisa syuting di Kairo, AAC syuting di India (Jodhpur), Jakarta dan Semarang. Beberapa tempat di Jakarta dan Semarang pun disulap seperti di Kairo. Seperti perpustakaan dan ruang talaqi Masjid Al Azhar dibuat di Gedung Cipta Niaga, Jakarta Kota. Flat Fahri, flat Maria dan Pasar El Khalili dibuat di Kota Lama dan Gedung Lawang Sewu, Semarang. Sementara ruang sidang pengadilan Fahri diset di Gereja Imanuel, Jakarta.

#10. Saat “menciptakan” pasar di El Giza di Kota Lama, Semarang, kru AAC “meminjam” unta dari Kebun Binatang Gembiraloka, Jogjakarta. Penduduk Kota Lama dibikin heboh dengan munculnya unta secara tiba-tiba.

#11. Kala syuting di India, tim AAC harus menjalani jalan darat yang melelahkan. Mereka sempat naik bus dari Bombay-Jodhpur berjarak sekitar 850 km. Fedi Nuril yang biasanya diam saja sampai protes. Akibatnya, mereka kehilangan tenaga dan waktu yang sebetulnya bisa digunakan untuk syuting.

#12. Ketika syuting di padang pasir, tim AAC harus mendaki gunung pasir dengan berjalan kaki. Unta digunakan untuk mengangkat kamera dan perlengkapannya. Kaki-kaki mereka terasa sakit tertusuk tanaman duri. Bibir banyak yang pecah karena panas matahari. Hanung mengatakan, mereka mirip kafilah-kafilah yang kehausan di tengah Gurun Sahara.

#13. Setelah syuting selesai, AAC masih menemui masalah. Ketika AAC akan diperbanyak, hasilnya scratch. Lab film di Jakarta tak bisa memperbaiki. Padahal tenggat tayang di bioskop sudah dekat. Setelah dibawa ke Bangkok, persoalan scratch teratasi. Persoalan lain muncul, saat 70 copy AAC tak boleh dibawa semuanya ke Jakarta dengan pesawat terbang. Jadilah seorang kru stay sehari di Bangkok untuk mengirim 60 copy via kargo.

#14. Karena berbagai persoalan, AAC yang diperkirakan diproses dalam tempo setengah tahun akhirnya selesai 1,5 tahun.

ERNI, TARMIZI

mau baca ebook ayat-ayat cinta lihat di SINI

Entry filed under: news. Tags: , .

[breaking news] hillary loves obama Peluang usaha webhosting

2 Komentar Add your own

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Kategori

Add to Technorati Favorites