Menjajaki waralaba Mailshop Plus

Maret 18, 2008 at 12:17 am 4 komentar

WARALABA
Tabloid KONTAN No. 13, Tahun IX, 3 Januari 2005

Mengeker Peluang Business Center
Menjajaki waralaba Mailshop Plus

Bila hendak menjajal usaha layanan terpadu alias business center, tawaran waralaba dari Mailshop Plus bisa menjadi alternatif. Dengan modal awal Rp 40 juta, Anda sudah bisa memiliki satu gerai kecil yang balik modal tak sampai setahun.

Kalau sekadar ucapan “Merry X-mas”, barangkali kirim lewat SMS saja sudah beres. Tapi, tentu saja kebutuhan orang di seputar Natal dan Tahun Baru ini bukan cuma kirim-kiriman ucapan seperti itu. Banyak orang masih perlu pergi ke “toko” yang melayani pengiriman kartu, bingkisan, atau parsel buat relasi, lantas menelepon kerabat di tempat yang jauh, dan berbagai layanan lain.

Bayangkan, betapa ribet kalau kita harus pergi ke toko alat tulis, lalu mencemplungkan surat ke kantor pos, pindah lagi ke kantor cabang ekspedisi buat mengirimkan barang, pergi ke wartel untuk menelepon, hingga mampir ke tukang fotokopi dalam sekali jalan. Nah, solusi atas berbagai kebutuhan sekaligus itulah yang ditawarkan pusat layanan bisnis terpadu alias business center.

Tidak hanya di hotel atau tempat konferensi, belakangan bisnis ini juga bertumbuhan di tempat-tempat strategis. Setiap gerai business center ini biasanya memberikan layanan pengiriman barang dalam kota, antar kota, hingga antar negara, di samping menyediakan berbagai layanan lain. Di antaranya wartel, faksimili, fotokopi, penjualan alat-alat tulis, dan penyewaan kotak surat (mail box). Tak lupa di gerai itu juga menyediakan majalah, tabloid, atau koran. Bila capek, di sini Anda juga bisa mengaso sambil menikmati makanan dan minuman ringan. Bahkan, di beberapa gerai ada pula layanan tambahan seperti penyewaan DVD/VCD, laundry, dan lain sebagainya. Pokoknya, komplet…plet!

Tak hanya menjelang hari-hari besar seperti Natal dan Tahun Baru ataupun Lebaran, pada hari biasa pun “dapur” business center tetap mengebul. Ada saja orang yang perlu mengirimkan surat atau barang, untuk kepentingan pribadi atau terlebih untuk keperluan usaha. Pelanggan yang datang untuk menikmati jasa wartel, faksimili, dan jasa lainnya juga terus mengalir. “Prospek bisnis ini sangat cerah, khususnya bisnis pengiriman yang menjadi bisnis inti kami,” ujar Rocky J. Pesik, General Manager PT Mitrapiranti Usaha, induk dari jaringan business center bernama Mailshop Plus.

Bisnis wartel suatu saat kelak bisa saja meredup seiring pesatnya pertumbuhan penggunaan telepon seluler. Tapi, masih menurut Rocky, bisnis pengiriman tetap akan berkibar. “Kegiatan pengiriman barang pasti akan berkembang sesuai dengan pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Bisa memilih sesuai kekuatan modal

Bila ingin menjajal usaha business center, Anda bisa menjajaki tawaran waralaba yang ditawarkan perusahaan business center yang sudah berhasil. Salah satunya yang baru saja menawarkan waralaba adalah Mailshop Plus, satu dari tiga pemain business center terbesar di Indonesia. Saat ini Mail shop Plus mempunyai 21 cabang: 17 cabang di Jabotabek dan masing-masing satu cabang di Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Balik Papan. “Semua cabang milik kami sendiri. Waralaba memang baru kami tawarkan,” ujar Rocky.

Seperti diungkapkan Rocky, dibandingkan dengan business center pesaing, kekuatan utama Mailshop Plus adalah di bisnis pengiriman. Maklum, perusahaan yang berdiri tahun 1995 ini masih satu kepemilikan dengan jaringan ekspedisi dunia DHL dan perusahaan ekspedisi lokal Caraka. Langsung saja, waralaba Mailshop Plus ini menawarkan dua jenis gerai:

~ Gerai basic

Untuk waralaba kelas basic, kegiatan usahanya hanya bergerak di bidang pengiriman barang, baik dalam kota, antarkota, dan luar negeri. Pemilik gerai akan menerima komisi dari setiap pengiriman barang yang diperolehnya. Besarnya, 50% untuk pengiriman dalam kota, sekitar 15%–20% untuk antar kota, dan 30%–40% untuk pengiriman ke luar negeri lewat DHL.

Dengan modal awal sekitar Rp 40 juta, Anda sudah bisa memiliki gerai Mailshop Plus kelas basic. Dari modal itu, Rp 20 juta untuk membayar franchise fee selama lima tahun (lihat boks). Sebagai imbalan atas franchise fee ini, terwaralaba akan menikmati jaringan dan sistem DHL dan Caraka, satu unit komputer lengkap dengan peranti lunaknya. Tak lupa, “Kami akan men-training pegawai selama satu minggu, “ujar Rocky.

Meskipun bergerak di bidang pengiriman barang, pemilik gerai tak perlu memiliki mobil pengangkut barang kiriman. “Mobil Caraka dan DHL dua kali sehari menjemput barang: jam 11 siang dan jam 4 sore,” terang Rocky.

Untuk membuka gerai kelas basic ini ruang usaha yang dibutuhkan cukup sekitar 2 x 2 meter alias 4 m2. Tenaga kerjanya 1–2 orang. “Gajinya sesuai dengan upah minimum regional,” ujar Rocky.

~ Gerai komplet

Bila hendak menggarap ladang bisnis yang lebih luas, Anda bisa membeli waralaba komplet dari Mailshop Plus. Selain bisnis pengiriman barang, Anda juga bisa bermain di bisnis wartel, fotokopi, dan lain-lain. Karena bidang usahanya banyak, luas ruangnya pun lebih luas, yakni minimal 18 m2 dengan kebutuhan tenaga kerja empat orang.

Untuk memperoleh waralaba komplet ini, Anda harus menyediakan modal yang lebih besar. Franchise fee-nya saja sudah Rp 40 juta untuk lima tahun. Anda juga harus menyediakan dana sebesar Rp 150 juta untuk membeli berbagai peralatan. Di antaranya perlengkapan wartel sebanyak 4 KBU atawa kamar bicara umum, 1 mesin faksimili, mail box 2 tower (72 unit boks), dan lain-lain. Di luar pendapatan komisi dari usaha pengiriman, pemilik gerai komplet harus membayar biaya royalti sebesar 4% dari omzet.

Kunci sukses usaha waralaba business center ini adalah lokasi yang tepat. Menurut Rocky, lokasi yang paling pas adalah kawasan bisnis yang membutuhkan usaha pengiriman barang. Lokasi itu juga harus memiliki akses yang baik, sehingga gampang dijangkau pelanggan dan gampang pula dijangkau oleh mobil ekspedisi DHL dan Caraka.

Berdasarkan data-data yang diperoleh KONTAN di lapangan, gerai Mailshop Plus kelas basic bisa balik modal dalam waktu kurang dari setahun, sedangkan untuk kelas komplet balik modalnya sekitar tiga tahun.

Mesti Sinaga, Agung Ardyatmo, Harris Hadinata

notes: tabel simulasi perhitungan, tidak tersedia

Entry filed under: Bisnis. Tags: , , .

Peluang usaha agen RPX layanan premium Menjadi mitra produsen rokok Sampoerna

4 Komentar Add your own

  • 1. irfan  |  Juni 5, 2009 pukul 6:55 am

    sy minta dikirimkan info lengkap untuk membuka gerai basic.saya tunggu

    Balas
  • 2. irfan  |  Juni 5, 2009 pukul 6:57 am

    sy minta dikirimkan info lengkap untuk membuka gerai basic.saya tunggu kabarnya boss.02193249094 – 021073455516 email total.courier@gmail.com , kumen.disco@yahoo.com .
    thanks

    Balas
  • 3. hasan rumfot  |  Mei 1, 2011 pukul 3:54 pm

    mohon info lengkap tentang gerai basic… terima kasih.

    Balas
  • 4. sonny  |  Februari 8, 2012 pukul 4:24 am

    apakah ini sejenis tiki jne gitu gan ? trims🙂

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Kategori

Add to Technorati Favorites