Tawaran kemitraan minimarket 24 jam

Maret 4, 2008 at 12:47 am 20 komentar

WARALABA
Tabloid KONTAN No. 46, Tahun IX, 22 Agustus 2005

Asyiknya Ngelaba sama si ACI
Tawaran kemitraan minimarket 24 jam

Di tengah belantara minimarket, ACI Ministore menawarkan pola kerja sama dengan sistem bagi hasil. Dengan begitu, investasi awal si mitra jauh lebih kecil dari sistem waralaba, dan balik modal pun bisa lebih cepat.

Bukan main pesatnya pertumbuhan bisnis ritel di Indonesia, khususnya di kota-kota besar. Di setiap sisi ruas jalan Jakarta, misalnya, kita bisa menemui beberapa minimarket atawa toserba mini. Jarak antara satu gerai dan gerai lain pun semakin lama semakin rapat saja.

Meski populasinya semakin sesak, gerai minimarket alias swalayan mini baru terus saja bermunculan di sela-sela gerai lama. Nah, di tengah belantara swalayan imut itu, ACI Ministore, besutan PT Multidaya Retailindo, terlihat masih agresif memperlebar jaringan tokonya.

Direktur Operasional ACI Faqih Syuhada mengakui, persaingan swalayan mini memang sudah sedemikian ketat. Namun, dia tetap optimistis masih ada ceruk pasar besar bagi pemain baru untuk ikutan mengais rezeki di bisnis ini.

Soalnya, yang dijual di swalayan cilik adalah barang-barang konsumsi kebutuhan sehari-hari. Satu lagi, letak swalayan mini mereka juga dekat dengan kawasan perumahan. Daripada belanja di warung, mendingan orang belanja di swalayan imut yang sejuk, lebih luas dari warung, barangnya lengkap, dan konsumen bisa memilihnya sendiri. “Kuncinya ada tiga: minimarket itu harus dekat, barangnya lengkap, dan harga terjangkau. Pasti konsumen berminat,” ujarnya.

Selain mengusung ketiga kunci tadi, ACI juga punya konsep andalan lain. Seperti swalayan mini asing Circle K, ACI juga membuka gerainya dari pagi hingga kembali pagi, all night long, alias 24 jam dalam sehari buka terus. “Ini juga yang membedakan ACI dengan minimarket lain,” ujar Faqih. Berbekal segepok konsep itu, ACI percaya diri mampu bertarung di pasar swalayan mini yang sudah sesak dengan banyak pemain lain.

Saat ini ACI telah membuka 45 gerai di Jabotabek dan 15 gerai di Bandung. Selanjutnya, ministore yang lahir 1997 ini berencana melakukan ekspansi gede-gedean di beberapa kota besar lain. Untuk mendukung ambisinya itu, kini ACI gencar mencari mitra untuk membuka gerai-gerai baru.

“Kami menawarkan konsep bagi hasil, bukan waralaba,” tegas Faqih. Kata dia, dalam sistem waralaba, selain punya tempat, si investor harus menyiapkan dana awal yang cukup besar. Nah, bagaimana bila Anda hanya punya tempat usaha, namun tak punya modal untuk membayar franchise fee dan biaya-biaya lainnya? Di sinilah ACI akan menawarkan kerja sama.

Singkatnya, asal sudah punya tempat seluas minimal 60 m2 di lokasi strategis, Anda sudah bisa memiliki swalayan mini ACI. Tentu, Anda juga harus punya sejumlah modal, namun jumlahnya tidak sebesar sistem waralaba. Anda hanya butuh modal untuk memperbaiki atawa merenovasi tempat usaha sesuai dengan standar ACI. Selain itu, juga untuk biaya pengurusan izin usaha plus biaya operasional. Selebihnya, ACI yang turun tangan. ACI akan menyediakan semua perlengkapan toko mini itu, seperti cash register, rak, dan peralatan lain. Tak lupa, ACI pula yang akan memasok semua barang dagangan di gerai tersebut.

Tiap bulan pasti dapat duit

Setelah salaman dan menyepakati akad bagi hasil, mitra bisa langsung mengoperasikan ACI Ministore. Bagaimana hitung-hitungan bagi hasilnya? Pada prinsipnya, pembagian bagi hasil itu dihitung berdasar kontribusi masing-masing pihak.

Contohnya begini. Si mitra punya tempat strategis di pinggir jalan atau kompleks perumahan dengan luas 60 m2, sesuai yang disyaratkan ACI. Hitung punya hitung, nilai tempat itu sekitar Rp 100 juta. Pada awal pendirian mitra sudah mengeluarkan dana untuk renovasi, izin, dan menanggung biaya operasional sehari-hari, totalnya Rp 50 juta. Jadi, “investasi” awal mitra dinilai sekitar Rp 150 juta.

Sementara itu, ACI menyediakan perlengkapan gerai dan barang dagangan, yang kesemuanya juga bernilai Rp 150 juta. Karena sumbangsih kedua belah pihak sama, pada pembagian laba ACI dan si mitra adalah fifty-fifty.

Asyiknya, bagi hasil itu baru bisa terlaksana kalau omzet satu toko mencapai Rp 75 juta sebulan. Kurang dari itu, si mitra tetap akan mendapat jatah Rp 1,5 juta sebulan. “Anggap saja paling sial sebulan hanya beromzet Rp 5 juta, mitra tetap dapat Rp 1,5 juta bagiannya,” jelas Faqih.

Dengan buka 24 jam, berdasar pengalaman selama ini, satu gerai ACI bisa meraup omzet Rp 5 juta — Rp 12 juta sehari. Dengan asumsi gerai baru juga akan mencapai omzet seperti gerai lama, modal si mitra akan kembali sekitar tiga tahun. Itu pun kalau si mitra tak punya tempat sendiri alias menyewa. Kalau punya sendiri, balik modalnya bisa lebih cepat lagi.

Hitung-hitungan Faqih ini dibenarkan Saefullah, salah satu mitra ACI yang membuka gerai di bilangan Ragunan, Jakarta Selatan. Kata Saefullah, meskipun banyak orang berpendapat bisnis swalayan mini mulai jenuh, toh sudah lima tahun gerainya tetap bertahan. “Cukup banyak pembeli yang datang. Habis di sekitar lokasi saya ini belum ada minimarket lain, sih,” terangnya. Dalam kasus Saefullah ini, kejelian memilih lokasi memang menjadi kuncinya.

Satu lagi, untuk bisa buka 24 jam, si mitra harus merekrut cukup banyak karyawan. Saefullah, contohnya, mempekerjakan tujuh orang karyawan. “Gaji karyawan merupakan biaya terbesar,” ungkapnya. Kendati begitu, dengan jatah bagi hasil 40%, dalam sebulan ia memperoleh pemasukan bersih Rp 3 juta sampai Rp 4 juta. Dalam tempo sekitar dua tahun, ia mengaku sudah bisa balik modal. Mau menyusul sukses Saefullah?

+++++

Minimarket Menengah ke Bawah

Menjamurnya minimarket atawa swalayan mini membuat peritel Matahari terangsang bak dicekoki Viagra. Mereka pun membesut swalayan mini dengan nama Cut Price yang sudah berdiri sebanyak empat gerai.

Tapi, Matahari emoh kalau Cut Price dibilang sami mawon dengan swalayan cilik lainnya. “Ukuran Cut Price minimal 300 m2, maksimal 700 m2. Minimarket lain paling luas 150 m2,” tandas Danny Konjongian, Sekretaris Perusahaan Matahari Putera Prima.

Danny menambahkan, sesuai dengan namanya, harga di Cut Price bakal bersaing ketat dengan Hypermart, hypermarket milik Matahari. Jadi, pasti lebih murah ketimbang swalayan imut lain. “Selain lebih murah, jumlah barang kami lebih banyak ketimbang dengan minimarket lain,” kata Danny dengan nada-nada berpromosi.

Hitungan Matahari, modal pembukaan Cut Price mencapai Rp 1 juta–Rp 1,5 juta per m2. Jadi, kalau luasnya 300 m2, Cut Price butuh investasi Rp 300 juta. Ini termasuk murah. Kok, bisa? Kata Danny, itu lantaran pihaknya melakukan efisiensi.

Misalnya, sistem pembayarannya adalah cash and carry. Jadi, bila belanja di sini, jangan harap Anda bisa membayar dengan kartu debet atau kartu kredit. Dengan kata lain sistemnya ada uang ada barang. Di sini Cut Price bisa menekan investasi pengadaan mesin EDC berikut sistemnya. Selain itu, untuk menekan biaya, Cut Price juga tidak dipasangi AC, kalaupun ada sesedikit mungkin.

Dalam waktu dekat Cut Price akan dikembangkan di kota-kota di luar Jabotabek. Nah, ada kemungkinan Cut Price ini nantinya juga diwaralabakan. “Saya belum bisa jawab detailnya sekarang, kita lihat nanti, ya,” elak Danny.

Ahmad Febrian.

Entry filed under: Bisnis. Tags: , , , , .

Membanding-bandingkan berbagai tawaran kerja sama usaha dan waralaba burger Menjajal waralaba toko satu harga Valu$

20 Komentar Add your own

  • 1. candra  |  Maret 13, 2008 pukul 6:36 am

    Mengenai minimarket bapak boleh ga saya tau udah berapa byk dan udah ada di mana aja?
    Sebelumnya saya bisa ga tau tempat 2 ACI khususnya di Jakarta dan kalau ada supply barang dari distributor harus menghubungi setiap Outlet atau langsung ke kantor Pusat ACI ( HO).
    Tolong minta data dari ACI semoga kita bisa kerjasama.

    Terus kalau saya berminat saya harus menghubungi sapa dan contact personnya sapa ?

    Dan Semoga kita bisakerjasama dalam usaha dan bisnis ini.Atas segala kerjasama serta perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih.

    Regard,

    Candra

    Balas
  • 2. blogkage  |  Maret 13, 2008 pukul 11:10 am

    @chandra
    maaf bozz sy belom masuk bisnis minimarket, sehingga sy belom bisa menjawab pertanyaan anda,

    mengenai kontak dengan ACI minimarket, sy juga belom dapet nomor kontak yang bisa dihubungi

    Artikel diatas merupakan copy-paste artikel dari TABOID KONTAN, mungkin pak chandra bisa bertanya mengenai kontak ACI via email,
    alamat website KONTAN sendiri adalah hxxp://kontan-online.com [notes: ganti hxxp dg http]
    hope it helps, thanks
    regards

    Balas
  • 3. AKMAL  |  Mei 13, 2008 pukul 7:42 am

    Saya tertarik dengan ACI Waralaba. Mohon bagaimana cara untuk bergabung

    Balas
  • 4. AKMAL  |  Mei 13, 2008 pukul 7:49 am

    Mohon segera ada tanggapan
    apakah biaya operasional juga termasuk dalam manajemen waralaba?

    Balas
  • 5. blogkage  |  Mei 13, 2008 pukul 10:01 am

    @AKMAL

    Artikel diatas merupakan copy-paste artikel dari TABOID KONTAN, mungkin pak chandra bisa bertanya mengenai kontak ACI via email,
    alamat website KONTAN sendiri adalah hxxp://kontan-online.com [notes: ganti hxxp dg http]

    Balas
  • 6. arie  |  Juli 24, 2008 pukul 4:13 am

    tolong kasih tau bagaimana cara bergabung dan contact person dengan siapa kalau ingin bergabung

    Balas
  • 7. ririe  |  April 3, 2009 pukul 8:48 am

    saya mendapat tugas untuk mencari tahu tentang ACI mini market ini..lokasinya diJAKARTA yang dekat dengan kampus Binus dimana ya..terimakasih..

    Balas
  • 8. anshari,SP  |  April 20, 2009 pukul 12:52 pm

    bagaimana caranya saya bisa buka usaha circle K.saya punya toko di padang letaknya pusat kota.dalam peluang bisnis nya kota padang merupakan kota pariwisata, jadi dengan ini saya sangat tertarik apabila bapak dapat memberikan tanggapan bagaimana cara bergabung dengan usaha ini.mohon tanggapan nya segera

    cp: 0813 7474 56 08

    Balas
    • 9. Risman Manik  |  Agustus 26, 2012 pukul 12:03 pm

      Sy mau kerja sama tetapi meliputi :
      1. Penataan layout ,
      1. Pemasok barang dgn harga distributor,
      3. Memagangkan karyawan sampai kompoten
      4. Dan memberikan konsultansi lainnya, antara lain bgmn membuat label harga setiap produk ,
      5. Dan memberikan konsultansi lainnya.
      6. Mohon dibalas . Tks
      7. Rencana lokasi daerah jabodetabek .

      Balas
  • 10. Edy  |  Mei 19, 2011 pukul 3:19 am

    tolong bapak beri contact person kesaya.kalo saya punya lahan tempat strategi dan di tempatq belum ada minimarket ACI
    saya di Gresik, kalo bisa beroperasi di gresik bagaimana?

    Balas
  • 11. Edy  |  Mei 19, 2011 pukul 3:20 am


          

    Balas
  • 12. Edy  |  Mei 19, 2011 pukul 3:23 am

    tolong bapak beri contact person kesaya.kalo saya punya lahan tempat strategi dan di tempatq belum ada minimarket ACI
    saya di Gresik, kalo bisa beroperasi di gresik bagaimana?
    hp saya 08121658841

    Balas
  • 13. robert y  |  Desember 28, 2011 pukul 2:47 pm

    Kami punya beberapa lokasi di makassar yang letaknya strategis mungkin dapat menghubungi kami di 0411-5033555

    Balas
  • 14. Adi  |  Februari 6, 2012 pukul 7:15 pm

    masih ada lagi nggak kerjasama ini

    Balas
  • 15. salsbila zain  |  Maret 5, 2012 pukul 3:19 am

    bagaimana kalo di daerah jogjakarta apakah sudah ada? bisakah saya daftar jadi mitra karena saya punya tempat strategis

    Balas
  • 16. kristiani  |  April 28, 2012 pukul 5:17 am

    saya berminat, gimana ya caranya, ada ga no telp ACI yang bs di hubgi

    Balas
  • 17. rokhim  |  Mei 20, 2012 pukul 5:11 am

    saya tertarik ingin kerjasama.. bos saya punya tempat sangat setrategis di pertigaan jalan, bangunan seluas 6m x 18m kalo bisa mohon disurve

    Balas
  • 18. Mr.Bara (@barapreneur)  |  Juli 21, 2012 pukul 1:55 pm

    Cara bisa kerjasa sama dengan ACI sbg pemasok item bagaimana ya?

    CP : 085743703934

    Balas
  • 19. Edward Sinaga  |  September 3, 2012 pukul 9:15 am

    Saya mempunyai tempat,yg lumayan bagus dan luas ruko nya 6 x 15 dua tingkat.dan saya ingin membuka mini market,dan modal nya engak cukup,saya ada dana sekitar 80 jt cash.trapi dana seperti ini untuk franchise sangat lah tidak cukup.total saya habis untuk membangun Ruko tsb habis beaya 400 jt,nah apakah saya bisa bergabung dgn cyrcle K tanpa modal usaha?

    Balas
  • 20. agus putra  |  Desember 21, 2012 pukul 1:03 pm

    gmn cara kerja sama dengan ACI saya bertempat tinggal didaerah madura ap bisa kerjasama.. saya cuman punya tempat yg luasny 9 x 7M n modal yg sedikit…
    sekiranya bisa hub.087750468458

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Kategori

Add to Technorati Favorites