Membanding-bandingkan berbagai tawaran kerja sama usaha dan waralaba burger

Maret 3, 2008 at 12:09 am 32 komentar

WARALABA
TABLOID KONTAN No. 46, Tahun X, 21 Agustus 2006

Membungkus Laba dalam Sepotong Burger
Membanding-bandingkan berbagai tawaran kerja sama usaha dan waralaba burger

Tawaran kerja sama usaha dan waralaba burger terus bermunculan. Dengan modal yang kecil, Anda sudah bisa menjadi juragan burger. Kuncinya: lokasi yang strategis.

Zaman sekarang, burger bukan cuma bisa dibeli di mal-mal. Di gerai-gerai yang ada di pinggir jalan pun sekarang kita sudah bisa membeli makanan asal Amerika ini. Malah, sekarang sudah banyak pedagang burger yang menjajakan burgernya keliling kampung dengan gerobak layaknya tukang bakso.

Harga burger saat ini juga kian terjangkau. Uang saku anak SD pun cukup untuk membeli sepotong “daging kejepit roti” ini. Dengan uang Rp 3.000, makanan orang bule ini sudah bisa dinikmati. Dus, jangan heran jika peminat burger semakin lama juga semakin banyak.

Peluang besar dalam bisnis burger ini rupanya membuat banyak orang tertarik untuk menekuni usaha ini. “Peluang di bisnis ini masih terbuka, buktinya pemainnya terus bertambah,” ungkap Awaludin Yulianto, Manajer Marketing PT Gastrorama Indonesia, perusahaan pemilik Burger Picazzo.

Butuh modal awal mulai sekitar Rp 3 juta

Enaknya, sekarang sudah tersedia cara instan untuk menjadi pengusaha burger: dengan menjadi mitra usaha atau menjadi mitra waralaba perusahaan-perusahaan burger besar. Kebetulan, saat ini jumlah perusahaan yang menawarkan kerja sama usaha bisnis dan waralaba burger itu cukup banyak. Sebut saja tawaran usaha burger dari Edam Burger, Buana Burger, Picazzo, Mr. Burger, dan Dobbi Burger & Fried Chicken.

Skema usaha yang mereka tawarkan biasanya simpel saja. Calon mitra usaha tinggal setor modal dan segalanya akan disediakan mereka.

Enaknya, para investor tak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk menjadi juragan burger. Cukup dengan modal awal sekitar Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta, plus sedikit modal lagi untuk bahan baku burger dan sewa tempat usaha, Anda sudah bisa merintis bisnis burger Anda.

Selain modal awal untuk gerai dan bahan baku pertama, umumnya mitra tidak dibebani dengan biaya-biaya tambahan lagi; seperti royalty fee ataupun deposit fee. Yang penting, ketika bisnisnya mulai berjalan si mitra usaha harus membeli bahan baku burger dari perusahaan-perusahaan tadi. Harap maklum, bisnis utama para mereka itu sebenarnya adalah jualan bahan-bahan burger ini. So, kalau sampai mengambil barang dari tempat lain, biasanya mitra akan kena sanksi. Yang paling parah sanksinya berupa pemutusan kerja sama.

Karena modal awal yang dibutuhkan kecil, otomatis waktu pengembalian modal pun tak terlalu lama. Rata-rata modal investor bisa kembali dalam waktu tiga sampai empat bulan. Bahkan, jika penjualan bagus, dalam satu bulan pun modal sudah bisa kembali.

Cuma, tak jarang pula para mitra usaha burger itu harus gigit jari lantaran usahanya harus gulung tikar sebelum sempat berkembang. Ini umumnya terjadi karena investor salah memilih lokasi. Pembeli, sih, ramai pada awal-awal minggu atau bulan. Tapi, rupanya mereka hanya ingin mencoba. Setelah masa coba-coba itu lewat, pembeli berangsur-angsur menyusut.

Ya, semua bisnis, kan, ada risikonya. Jika tak mau tutup awal, pilihlah tempat yang strategis. Lokasi yang cocok untuk membuka gerai burger ini adalah lokasi yang dilalui banyak orang. “Yang bagus itu seperti di depan sekolah, kampus, depan kantor, tempat rekreasi, atau di areal bazar,” ujar Made Ngurah Bagiana, pemilik Edam Burger. Selain itu, karena modalnya mini, perusahaan-perusahaan tadi biasanya tidak menyarankan mitranya untuk membuka gerai di mal. Pasalnya, ongkos sewa ruangan di mal terlalu mahal untuk bisnis ini.

Anda tertarik? Nah, sebelum menentukan pilihan, mari kita pelajari skema masing-masing tawaran peluang usaha burger tersebut.

Edam Burger

Edam Burger sudah mulai menawarkan kerja sama usahanya sejak tahun 2000. Sampai saat ini, jangkauan Edam Burger sudah mencapai 2.700 gerai yang tersebar di Jakarta, Bandung, Semarang, Klaten, Surabaya, Lampung, Palembang, Jambi, Pekanbaru, Balikpapan, Pontianak, Banjarmasin, dan Medan. “Kami targetkan hingga akhir tahun sudah menembus 3.000 outlet,” cetus Made.

Untuk menjadi mitra Edam Burger tidak terlalu sulit. Anda cukup menyediakan sejumlah modal, lokasi yang cocok, dan sumber daya manusia untuk menjaga gerai. Modal yang dibutuhkan bervariasi, tergantung dari model kedai (counter) yang dipilih investor.

Edam Burger menawarkan lima macam kedai dengan modal yang berbeda. Yaitu: kedai sepeda motor yang membutuhkan modal Rp 2,5 juta, kedai sepeda dengan modal Rp 3 juta, kedai dorong yang butuh modal Rp 2,7 juta, kedai kayu komplet dengan kebutuhan dana Rp 2,1 juta, dan kedai aluminium yang butuh duit Rp 2,5juta. Selain itu, Anda juga harus menyediakan uang untuk membeli bahan baku pertama sebesar Rp 208.500. Bahan baku itu meliputi roti, daging burger, sosis, saus, mentega, kertas bungkus, dan beberapa bahan lain.

Tambahan lagi, untuk konter kayu dan aluminium, investor juga harus menyiapkan dana untuk biaya sewa tempat. Sementara itu, investor yang memilih konter sepeda motor, juga harus menyiapkan sendiri sepeda motornya.

Kalau Anda ingin pemasukan tambahan, Edam juga memberikan kesempatan mitranya untuk membuka Kafe Edam Burger. Tentu saja, usaha ini butuh modal yang lebih besar. Menurut Made, salah satu mitranya di Surabaya menyiapkan modal Rp 1 miliar untuk membuka kafe burger ini. Sementara itu, untuk Kafe Edam di Pondok Kopi, investasi yang dibutuhkan jauh lebih rendah, yakni sekitar Rp 10 juta; di luar biaya sewa tempat.

Berdasarkan pengalaman, Anda bisa memperoleh margin antara 48,8% sampai 55% dari setiap burger yang terjual. Sementara itu, dari pizza, marginnya sekitar 16,7%. Dengan asumsi gerai Edam Anda bisa menjual 50 potong burger per hari, modal Anda akan kembali dalam satu setengah bulan.

Buana Burger

Merasa tak asing dengan nama Buana? Betul, Buana Burger ini memang anak perusahaan Buana Bakery. “Buana Burger ini memang baru kami luncurkan,” papar Hadi Santoso dari PT Candrabuana Suryasemesta, pemilik merek Buana Burger. Tapi, walaupun terhitung baru, Buana Burger sudah memiliki 30 gerai di sekitar Jakarta dan Bekasi.

Modal untuk membuka gerai Buana Burger ini sebesar Rp 2,5 juta plus ongkos sewa tempat. Dengan modal segitu, Anda akan mendapatkan konter, kompor gas lengkap, wajan, perlengkapan memasak, spanduk, brosur, dan perlengkapan-perlengkapan lain. Untuk membeli bahan baku awal, Anda mesti menyediakan duit sebesar Rp 251.000.

Selain menjual burger, Buana Burger juga menyediakan menu seperti chicken nugget, chicken wing, otak-otak ikan, dan bakso ikan. Tapi, jika keberatan, Anda boleh saja tak menjual menu-menu tambahan tersebut. Selain itu, “Mitra kami juga bebas untuk menjual minuman, misalnya mau tambah minuman jus, softdrink, atau lainnya,” jelas Hadi.

Buana sudah menentukan patokan harga menu-menu mereka itu. Namun, para mitranya bebas menetapkan harga jual yang berbeda berdasarkan panduan harga tersebut. Jadi, bila mitra menetapkan harga yang lebih tinggi, marginnya juga akan semakin besar. Cuma, risikonya, mungkin saja jumlah pembeli tak akan sebanyak jika harganya lebih murah.

Sebagai patokan, Buana Burger memasang target 40 porsi burger per hari untuk setiap gerai. Jika bisa mencapai target penjualan sebesar itu, modal Anda bisa kembali paling lama dua bulan.

Picazzo

Modal untuk membuka Burgalleria Picazzo alias gerai Picazzo sebesar Rp 3 juta. Hanya, untuk Picazzo, modal awal tersebut sudah termasuk voucher senilai Rp 500.000 yang bisa digunakan untuk membeli bahan baku perdana. Jadi, dengan modal segitu, selain perlengkapan sudah tersedia, urusan bahan baku awal juga sudah beres.

Harga burger Picazzo memang sedikit lebih mahal ketimbang burger lain, yaitu berkisar antara Rp 6.000 sampai Rp 11.000. Ini wajar, mengingat, “Target kami adalah middle-up (kalangan menengah-atas),” terang Awaludin.

Picazzo juga mengharuskan Anda membeli bahan baku dari mereka. Alasannya, selain untuk menjaga kualitas, produk dari Picazzo memang khusus. Keunggulannya, burger Picazzo memakai daging yang dicetak dan diberi bumbu, tanpa direbus. “Jadi begitu digoreng harumnya langsung keluar,” ujar Awaludin yang akrab dipanggil Awal ini.

Agar aman, Picazzo mewajibkan setiap gerai memiliki stok bahan baku minimal untuk tiga hari ke depan. Sebelum stok tiga hari tersebut habis, mitra harus memesan stok baru. Artinya, tiga hari sebelum barang diantar, mitra sudah harus melakukan pemesanan. Agar barang diantar, mitra harus memesan minimal sejumlah Rp 395.000.

Picazzo menargetkan penjualan 25 porsi per hari untuk tiap gerai. “Tapi, biasanya setiap outlet bisa menjual lebih dari itu; rata-rata 60 porsi per hari,” ujar Awal.

Mr. Burger

Mr. Burger, atau kerap disebut Mr. B, menawarkan beberapa model konter usaha. Total ada enam pilihan kedai: mini counter A, mini counter B, counter island A, counter island B, mini cafe, dan resto burger.

Untuk membuka Mr. Burger dengan tipe mini counter A, dibutuhkan modal Rp 3 juta plus ongkos bahan baku perdana sebesar Rp 261.700. Sementara itu, untuk membuka mini counter B dibutuhkan modal sebesar Rp 15 juta.

Kebutuhan modal counter island A dan counter island B lebih besar lagi: sekitar Rp 20 juta sampai Rp 50 juta. Dibandingkan dengan mini counter, counter island bentuknya lebih tertutup dan sifatnya semi permanen. “Counter island ini cocoknya dibuka di tempat rekreasi karena konternya lebih sulit untuk dipindah-pindah,” papar Septiana, Supervisor Franchise Mr. Burger Area Jakarta Selatan.

Untuk bisa membuka mini cafe, Anda mesti menyediakan modal sekitar Rp 50 juta-Rp 200 juta; tergantung dari luas kafenya. Sementara itu, resto burger membutuhkan modal yang paling besar: sekitar Rp 500 juta.

Selain perbedaan jumlah investasi, masing-masing tipe kedai itu memiliki menu yang berbeda-beda. Semakin besar kedainya, semakin beragam menu yang tersedia. Misalnya, untuk counter island, selain menu-menu burger juga menyediakan French fries dan fried chicken. Sementara untuk mini cafe dan resto burger menunya bisa ditambah steak dan makanan berat lain.

Oh, ya, khusus untuk counter island, mini cafe, dan resto, Mr. Burger mengenakan royalty fee kepada mitra sebesar 5% dari omzet per bulan. Jadi, skema yang ini bisa disebut sebagai skema waralaba. Ini berbeda dengan mini counter yang tidak dikenai royalty fee.

Soal lokasi, bila memilih mini counter, Anda bebas menentukan lokasi sendiri. Kalau ternyata di lokasi tersebut penjualannya seret, Anda bisa memindahkan gerai tersebut ke tempat lain yang lebih ramai.

Dobbi Burger & Fried Chicken

Dobbi Burger & Fried Chicken menawarkan empat paket peluang usaha: paket outlet mini, paket outlet ruang, paket outlet ruang plus, dan paket outlet mini plus. Untuk paket outlet mini Dobbi mengenakan business fee sebesar Rp 19 juta dan untuk paket outlet ruang sebesar Rp 24 juta. Sementara itu, untuk paket outlet ruang plus dan outlet mini plus, business fee-nya sebesar Rp 30 juta. Semua tarif business fee itu berlaku untuk periode lima tahun.

Dobbi juga mengenakan royalty fee kepada mitra sebesar 4% dari omzet per bulan, apabila pendapatan mitra di atas Rp 9 juta per bulan.

Sebelum bisa menjadi terwaralaba Dobbi, Anda harus memiliki alternatif tempat usaha terlebih dulu. Selanjutnya, pihak Dobbi akan menyurvei tempat itu. Setelah disetujui, Anda harus memberikan tanda jadi sebesar Rp 10 juta untuk outlet mini dan Rp 15 juta untuk outlet ruang.

Dobbi menetapkan target pendapatan sekitar Rp 350.000 per hari untuk model mini. Adapun untuk outlet ruang, targetnya sekitar Rp 500.000 per hari. Dari pendapatan tersebut, margin untuk mitra sekitar 40%-50%. “Laba bersihnya untuk mitra sekitar 20%,” ujar Irawan Kusumo, pemilik waralaba Dobbi Burger & Fried Chicken.

Harris Hadinata, Djumyati Partawidjaja, Yacob Yahya

Tabel simulasi lihat disini

CP :

Edam Burger

Jl. Malaka Raya Nomor 84, 106, dan 122
Perumahan Klender, Buaran, Pondok Kopi, Jakarta Timur 13640
Telepon (021) 7075559, 7075085, 8621610
(021) 78832179 (Sdr. Vinda)

Picazzo

PT Gastrorama Ind.
Sunter Karya Timur 2A, Blok HB4 /7A Sunter Agung, Jakarta Utara 14350
Telepon (021) 6518577
081586160442 (Sdr. Awal)
085218346669 (Sdr. Rosa)
Fax (021) 65305476

Mister Burger

PT Gempita Indonesia Muda
Jl. R.M. Kahfi Nomor 33, Ciganjur, Jakarta Selatan
Telepon Franchise/Hotline Service
(021) 78892230
08161164999

Buana Burger

Jl. Peta Barat Raya, Blok Charlie 7-9, Kalideres, Jakarta Barat
(021) 70709237
0811830062 (Sdr. Max)
08159922181 (Sdr. Yuli)
(021) 70700717 (Sdr. Hadi)

Sumber: Tabloid KONTAN No. 47/X 2006

Entry filed under: Bisnis. Tags: , , , , , , , , .

Membuka usaha barbershop Tawaran kemitraan minimarket 24 jam

32 Komentar Add your own

  • 1. BUDI  |  Maret 6, 2008 pukul 7:32 am

    MHN info no ygbisa di hubungi untu MR. BURGER

    Balas
  • 2. blogkage  |  Maret 6, 2008 pukul 9:35 am

    @budi
    silakan dilihat di artikel diatas, barusan sy apdet, thx

    Balas
  • 3. Mister Afif  |  Maret 10, 2008 pukul 12:27 am

    Walah dalah… nyambut gawe kok golek rekoso? Opo ra ono sing luwih rekoso neh? hehehehehhhhee… Wong jadi kapitalis, trading forex aja uenak kok ndadak golek rekoso to boss??? qqqqq

    Balas
  • 4. blogkage  |  Maret 10, 2008 pukul 2:56 am

    @mister afif
    heuheuheuheuehe

    Balas
  • 5. DANGDOANG  |  Maret 22, 2008 pukul 12:33 am

    Tolong infonya Edam Buger untuk cab. di solo ada ga..?

    Balas
  • 6. blogkage  |  Maret 22, 2008 pukul 1:19 am

    @dangdoang
    utk cabang solo, sy lom nemu info-nya, silakan coba kontak edam burger pusat,thx

    Balas
  • 7. agus wowor  |  April 30, 2008 pukul 5:43 am

    aq tu.. bingung kok banayk merek, tapi yang dah jelas terbukti berjalan mana to? coba yang dah berhasil bagi2x pengalamannya donk

    Balas
  • 8. fransisca  |  Juni 18, 2008 pukul 7:59 am

    tolong info untuk mister burger kirim ke email saya thank

    Balas
  • 9. fika  |  September 17, 2008 pukul 4:02 pm

    kalo mau buka dipadang ongos kirimnya gimana ya..???ada trainingnya g…???biayanya berapa…???

    Balas
  • 10. roby  |  Oktober 14, 2008 pukul 1:43 pm

    picazzo udh ada blm di pontianak?? kalo mau buka gmana caranya?? minta nama n no telp yang bisa langsung dihubungi dongg…aq sangat tertarik.

    Balas
  • 11. beby  |  Oktober 17, 2008 pukul 1:48 pm

    ada yang baru juga tuh, namanya MAMA’S Burger letaknya di bintaro sektor 9

    Balas
  • 12. tunggal  |  November 24, 2008 pukul 7:28 am

    Informasi penting bagi para pengusaha atau perorangan yang ingin mengembangkan usahanya atau berinvestasi, kami menjual tanah sangat strategis, keuntungan yg akan di dapatkan :

    · Lokasi depan pasar,
    · 200 m dari stasiun kereta api,
    · Dilewati angkutan umum antar propinsi,
    · Dekat dengan kantor kecamatan,
    · Bersebelahan dengan kantor polisi,
    · Lokasi sangat ramai
    · Lokasi bebas banjir,
    · Peluang besar bagi para pengusaha yang ingin mengembangkan usahanya di bidang otomotif, SPBU, supermarket,
    · Dan masih banyak keuntungan lainnya.

    Jangan lewatkan kesempatan ini, kami memberikan kesempatan kepada para pengusaha besar atau perorangan untuk membeli tanah kami, kami jamin anda tidak kecewa. Kami menjual cepat tanah seluas 980 m2 ini dengan harga yang terjangkau. Lokasi tanah terletak di jalan raya paron no 26 ngawi jawa timur.untuk informasi selengkapnya hubungi hp 08568859375, 02192167005, 0218207895 dengan saudari ibu syawal.

    Balas
  • 13. Ditya  |  November 29, 2008 pukul 2:01 am

    Mr. Burger di palembang udah ada belum? tolong dunk kirim info ttg cara franchise and semua biaya yg diperlukan utk ke palembangnya ke email Saya. Thanks.

    Balas
  • 14. Sustra  |  Desember 21, 2008 pukul 11:58 am

    Apa aja yg di dpt dr Edam Burger. Brapa biaya yg hrs di keluarkan. Sy di pedalaman kalimantan barat.

    Balas
  • 15. Bayu  |  Desember 26, 2008 pukul 11:26 am

    Tolong, minta dikirim email tntang, analisa bisnis waralaba edam burger, trims

    Balas
  • 16. ANDOPI KARTIKA BELIA  |  Januari 12, 2009 pukul 2:58 am

    Mr. Burger koq nggak konsisten ya, dulu rotinya enak banyak wijennya, texturnya lembut, tapi sekarang ? rotinya jelek kagak enak lagi! gimana nih mr burger ?

    Balas
  • 17. ANDOPI KARTIKA BELIA  |  Januari 12, 2009 pukul 3:00 am

    coba tolong bagian pemasarang ! lebih giat lagi Ya!

    Balas
  • 18. ANDOPI KARTIKA BELIA  |  Januari 12, 2009 pukul 3:00 am

    hidup SBY

    Balas
  • 19. ANDOPI KARTIKA BELIA  |  Januari 12, 2009 pukul 3:01 am

    Pilihlah yang lain asal janagn Mega !

    Balas
  • 20. ANDOPI KARTIKA BELIA  |  Januari 12, 2009 pukul 3:01 am

    Amin Rais for Presiden

    Balas
  • 21. ANDOPI KARTIKA BELIA  |  Januari 12, 2009 pukul 3:02 am

    gus dur juga lembut

    Balas
  • 22. ANDOPI KARTIKA BELIA  |  Januari 12, 2009 pukul 3:03 am

    lelembut kali

    Balas
  • 23. ANDOPI KARTIKA BELIA  |  Januari 12, 2009 pukul 3:03 am

    pokoknya jangan pilih MEGAWATI.

    Balas
  • 24. ANDOPI KARTIKA BELIA  |  Januari 12, 2009 pukul 3:04 am

    mega udah terbukti gagal !

    Balas
  • 25. ANDOPI KARTIKA BELIA  |  Januari 12, 2009 pukul 3:05 am

    masa mo jadi presiden lagi ? ngaca dong ! serakah amat ! gantian tau !

    Balas
  • 26. ANDOPI KARTIKA BELIA  |  Januari 12, 2009 pukul 3:06 am

    hidup edam burger

    Balas
  • 27. Ica Paramita  |  Maret 3, 2009 pukul 2:21 am

    Ikutan komen ah
    Megakarti yg drepublik BBM aj!!!
    dSolo mr.burger bkal laris g y?

    Balas
  • 28. aNggih  |  April 4, 2009 pukul 5:21 pm

    Minta Info untuk gabung ma mister burger area jogja??
    Tolong kirim info ke email saya.thx

    Balas
  • 29. roy  |  April 7, 2009 pukul 9:24 am

    bravo bwt penjelasan waralabanya…..
    tp aq mw tanya misal klo aq mw ikut gabung waralaba dengan modal segitu sudah + ongkos kirim perlengkapanya juga??? masalahnya kan saya ada di Surabaya

    Balas
  • 30. hanna  |  Mei 20, 2009 pukul 9:46 am

    mohon informasi yang bisa di hubungi di semarang, kayaknya saya tertarik, apa harus langsung menghubungi ke jakarta?

    Balas
  • 31. alone  |  Juli 2, 2009 pukul 6:07 pm

    Mas, sy mau tanya. Klo saya ingin copy paste artikel ini link siapa yang harus saya buat ? apakah ke tabloid kontan atau ke blog Mas.
    Thanks, newbie nih. Supaya ga melangar etika aja.
    Mohon jawabannya.

    Balas
  • 32. alone  |  Juli 2, 2009 pukul 6:08 pm

    Mas, sy mau tanya. Klo saya ingin copy paste artikel ini link siapa yang harus saya buat ? apakah ke tabloid kontan atau ke blog Mas.
    Thanks, newbie nih. Supaya ga melangar etika aja.
    Mohon jawabannya.

    Maaf Double post. Td salah email nya.
    MAaf…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Kategori

Add to Technorati Favorites