Archive for Maret, 2008

Kisah perjuangan David Herman Jaya membesarkan karoseri New Armada

PROFIL
Tabloid KONTAN No. 13, Tahun IX, 3 Januari 2005

Kibaran Bendera Karoseri New Armada
Kisah perjuangan David Herman Jaya membesarkan karoseri New Armada

Berbagai tempaan telah dialami David Herman Jaya sejak mendirikan dan membesarkan perusahaan karoseri New Armada. Ekspansi usahanya pun melebar ke berbagai sektor seperti furnitur, keuangan, dan perhotelan.

Lantaran dianggap belum cukup umur, David Herman Jaya harus mengajak pamannya saat mengurus izin mendirikan perusahaan. Maklum, waktu itu David baru berusia 21 tahun dengan pendidikan terakhir di SMA Bhineka Tunggal Ika, Yogyakarta. Mungkin, David sendiri tak menyangka bahwa keberaniannya di tahun 1973 itu berbuah sukses besar. Perusahaan itu sekarang adalah salah satu pemain ternama di bisnis karoseri otomotif. Coba siapa yang tak kenal dengan merek dagang karoseri New Armada.

(lebih…)

Maret 28, 2008 at 12:11 am 49 komentar

Photo-Photo masa lalu Hanung Bramantyo

Buat temen2 yang penasaran bagaimana tampang sutradara film best seller ayat-ayat cinta, Hanung Bramantyo pas masa kecilnya dia , jauh sebelon jadi sutradara kondang , silakan dilihat photo2 berikut,

Seperti biasa om Roy Sukro Suryo silakan dicek metadata-nya (lebih…)

Maret 27, 2008 at 3:00 pm 8 komentar

Bisnis batik tematik ala Daud

PROFIL
Tabloid KONTAN No. 50, Tahun IX, 19 September 2005

Kisah dalam Secarik Batik
Bisnis batik tematik ala Daud

Pertama kali berbisnis batik, Daud memilih aliran batik tematik yang tergolong langka. Alhasil, batik bikinannya mampir di tubuh para pesohor, seperti Mandela, Khadafi, Bush, dan Mahathir. Ia juga mempunyai galeri di Milan dan Singapura.

Air cucuran atap, jatuhnya ke pelimbahan juga. Hal itulah yang dialami K.R.T. Daud Wiryo Hadinagoro yang dibesarkan dalam keluarga batik. Ayah Daud adalah seorang pembatik, sedangkan ibunya berdagang batik. Alhasil, bisnis Daud sekarang tak jauh-jauh dari batik.

(lebih…)

Maret 26, 2008 at 1:37 am 4 komentar

Mengikuti perjalanan Kahn berbisnis penyelenggara acara

PROFIL
Tabloid KONTAN No. 50, Tahun X, 18 September 2006

Banting Setir Membidik Anak-Anak
Mengikuti perjalanan Kahn berbisnis penyelenggara acara

Proyek pertamanya dulu adalah mendatangkan rombongan biksu Shaolin dari China. Meski proyek itu membuatnya rugi, Kahn Warsah tidak putus asa. Rumah dan mobil direlakan untuk modal tambahan. Belakangan, ia beralih membidik pasar anak-anak.

Penduduk Indonesia yang belum pernah melihat Disneyland di Kalifornia atau Hongkong bisa memuaskan rasa suka pada karakter Disney di Senayan, Jakarta. Paling tidak, itulah yang ditawarkan Kahn Warsah ketika hari-hari ini ia menyelenggarakan Disney Lantern Fun-tasy selama sebulan penuh. “Paling tidak, masyarakat kita bisa menikmati karakter Disney, seperti Mickey, Minnie, dan sebagainya,” tutur Kahn. Ia menetapkan harga tiket antara Rp 20.000 sampai Rp 40.000 per orang untuk masuk arena lampion Disney.

(lebih…)

Maret 25, 2008 at 12:18 am 3 komentar

Mencicip tawaran waralaba Bakmi Tebet dan Langgara

WARALABA
Tabloid KONTAN No. 45, Tahun IX, 15 Agustus 2005

Serupa GM Plus Waralaba
Mencicip tawaran waralaba Bakmi Tebet dan Langgara

Bila ingin mencicipi pasar bakmi yang cukup besar, tawaran waralaba Bakmi Langgara atawa Bakmi Tebet ini bisa menjadi pilihan. Modalnya relatif terjangkau. Diharapkan usaha ini bisa balik modal dalam waktu sembilan bulan hingga 1,5 tahun.

Dia memang bukan makanan asli Indonesia. Tapi, penganan bernama bakmi ini sudah lekat benar dengan lidah orang kita. Penggemarnya banyak, dan tak mengenal kasta. Abang becak maupun tukang ojek bisa menikmati bakmi gerobak di pengkolan. Ibu rumah tangga ataupun anak kos bisa mencegat tukang bakmi keliling di perumahan mereka. Para bos pun bisa menyantapnya di restoran.

(lebih…)

Maret 24, 2008 at 12:12 am 13 komentar

Menjajaki tawaran waralaba warnet Kubus

WARALABA
Tabloid KONTAN No. 36, Tahun X, 12 Juni 2006

Mengakses Peluang di Jalur Padat
Menjajaki tawaran waralaba warnet Kubus

Di tengah ketatnya persaingan bisnis warnet, Kubus berani menawarkan waralaba. Sukses berkat kejeliannya memilih lokasi dan menyediakan layanan yang pas dengan pasar, warnet asal Bandung ini yakin bisnisnya masih amat menjanjikan.

Aduh, jangan langsung pesimistis dulu begitu mendengar bisnis warung internet alias warnet. Ya, dia memang bukan barang baru. Bisnis ini pun tidak segemerlap tahun 1999-2000 yang merupakan masa-masa keemasannya. Ketatnya persaingan membuat banyak warnet yang akhirnya gulung kabel lantaran tak kuat menahan rugi.

(lebih…)

Maret 23, 2008 at 12:37 am 11 komentar

Mencermati tawaran waralaba Javanet Café

USAHA
Tabloid KONTAN No. 26, Tahun X, 3 April 2006

Berselancar dari Mal sampai Ruko
Mencermati tawaran waralaba Javanet Café

Lima tahun menjajal bisnis warnet yang dipadu dengan kafe, Javanet Cafe kini menawarkan waralaba. Mengandalkan layanan yang komplet dan suasana kafe yang cozy, Javanet yakin bisnis ini masih amat menjanjikan.

“Gini hari, bisnis warnet?” Pernyataan ini bakal langsung tercetus dari bibir banyak orang bila kita bicara soal prospek bisnis warnet alias warung internet. Maklum, pemain warnet memang sudah menyesaki pasar. Boro-boro menjadi pemain baru, pemain lama saja cukup banyak yang terpaksa gulung kabel dan tutup gerai.

(lebih…)

Maret 22, 2008 at 1:25 am Tinggalkan komentar

Pos-pos Lebih Lama


Kalender

Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Kategori

Add to Technorati Favorites