Melongok waralaba supermarket onderdil dan aksesori Raja Motor

Juli 7, 2008 at 12:04 am 17 komentar

WARALABA
Tabloid KONTAN No. 36, Tahun X, 12 Juni 2006

Memacu Peruntungan si Roda Dua
Melongok waralaba supermarket onderdil dan aksesori Raja Motor

Populasi sepeda motor saat ini lebih dari 30 juta unit, dan akan terus bertambah. Hal ini membuat bisnis onderdil dan aksesori sepeda motor bisa terus berputar. Bagi yang ingin mengadu untung bisnis ini, namun tak mau repot memulainya sendiri dari nol, tawaran waralaba Raja Motor bisa jadi alternatif.

Bisnis sepeda motor Indonesia saat ini boleh saja loyo terkena imbas naiknya harga BBM tahun lalu. Namun, bisnis di seputar tunggangan roda dua itu -seperti toko onderdil dan aksesori- tetap berputar kencang. Maklum, populasi kendaraan roda dua yang ngider di jalanan saat ini luar biasa besar, lebih dari 30 juta unit. Meskipun pertumbuhan pasarnya kini menciut, bisa dipastikan populasinya akan terus bertambah, apalagi jika ekonomi kita membaik.

Berbekal optimisme itulah, sejak awal Mei lalu Raja Motor, pemilik jaringan toko aksesori dan onderdil sepeda motor, gencar menawarkan waralaba tokonya. “Beberapa tahun terakhir kan penjualan motor sangat pesat, sehingga pasti ada kebutuhan spare parts dan aksesori dengan pelayanan yang praktis dan dijamin keasliannya,” ujar Erie Riza Nugraha, pemilik Raja Motor.

Oh, ya, Raja Motor yang didirikan tahun 1996 oleh pasangan suami istri Erie Riza Nugraha dan Entjik Tachiyah mengusung konsep self service layaknya supermarket. “Kami yang pertama dan satu-satunya toko komponen dan aksesori motor yang menggunakan konsep supermarket seperti ini,” klaim Erie. Selain memiliki gerai di Cibubur dan Ciledug, Raja Motor juga sudah lama bekerja sama dengan gerai Rumah Matahari dan juga beberapa toko Alfa Mart.

Raja Motor, kata Erie, menawarkan layanan one stop shopping. Di sini konsumen bisa memperoleh suku cadang, aksesori kendaraan roda dua, spare part racing, kostum motocross, modifikasi, pengaman seperti alarm dan helm, perawatan, sampai pemasangan aksesori. Produk yang dipasarkan di sini mencapai 6.000 item. Dus, perusahaan yang sudah membukukan omzet miliaran per bulan ini juga menerapkan sistem money back guarantee alias jaminan uang bisa kembali apabila kondisi barang yang dibeli mengecewakan pelanggan.

Nah, kepada terwaralaba, Erie menawarkan kemudahan melakoni bisnis ini. “Calon mitra tidak perlu belajar meretas bisnis aksesori motor sejak awal,” ujar Erie bernada promosi.

Laiknya sistem waralaba, pihak Raja Motor selaku pewaralaba akan memberikan pelatihan kepada terwaralaba dan pegawainya. Pelatihan yang makan waktu sebulan itu akan ditangani A Action International, sebuah perusahaan konsultan bisnis. “Kami tidak mau main-main menggarap bisnis waralaba ini,” imbuh Erie bersemangat.

Selain itu, Raja Motor yang sudah bekerja sama dengan 350 vendor akan memasok berbagai jenis barang dagangan kepada terwaralabanya. Soal harga barang, Erie menjamin, harga di jaringan toko Raja Motor lebih kompetitif dibanding dengan took aksesori sejenis.

Peminat waralabanya lumayan banyak

Tambah lagi, dengan sistem supermarket, pelanggan tidak perlu tawar-menawar harga sampai mulut berbusa dan khawatir dibohongi. Sebab, semua harga item yang dijual di Raja Motor sudah harga pas (fixed price). “Pada setiap barang, kami juga memberi label berisi hotline telepon, faksimili, e-mail, dan SMS, untuk memudahkan pelanggan yang mau komplain,” ujar Erie.

Dengan berbagai kelebihan itu, masih kata Erie, tawaran waralabanya mendapat sambutan cukup baik dari pasar. Hampir sebulan ditawarkan, Raja Motor sudah menerima 35 calon terwaralaba yang serius menyatakan minatnya.

Pada prinsipnya, tandas Erie, Raja Motor menawarkan waralaba secara umum. Dia tidak membatasi jumlah terwaralaba berdasarkan area. Jadi, di satu kota bisa terdapat beberapa terwaralaba. Untuk tahap awal ini, target utama pengembangan jaringan waralaba Raja Motor adalah Jakarta, Surabaya, Samarinda, Balikpapan, dan beberapa kota besar lainnya di Indonesia.

Siapa pun yang tertarik pada tawaran ini tentu kepingin tahu berapa besar modal awalnya. Nah, untuk menjadi terwaralaba, Anda harus menyediakan dana sedikitnya Rp 340 juta.

Dana ini sudah termasuk franchisee fee sebesar Rp 50 juta untuk 5 tahun kontrak kerja sama. Selain itu, ada porsi biaya untuk set up toko, legal fee, dan modal kerja awal sebesar Rp 20 juta. Modal kerja ini digunakan sebagai cadangan jikalau usaha Anda belum menunjukkan perkembangan di bulan-bulan pertama, padahal Anda harus tetap bayar karyawan dan biaya operasional lain.

Modal itu juga sudah termasuk modal yang Anda butuhkan untuk membeli persediaan barang dagangan dengan nilai sekitar Rp 125 juta. Tapi, modal itu belum termasuk sewa gedung atau toko yang besarnya bergantung pada lokasi dan daerah yang Anda pilih.

Selain modal, terwaralaba tentu harus pula memiliki tempat usaha yang baik. Lokasinya, kata Erie, haruslah strategis dan gampang diakses oleh pelanggan. “Lokasi toko harus bisa dilalui sepeda motor,” ungkap mantan manajer di IBM ini. Luas ruangnya minimal 50 m2.

Sistem waralaba ini bebas royalty

Setiap toko milik terwaralaba harus menyediakan minimal 1.000 item barang. Terwaralaba tak bebas menentukan sendiri harga barang yang dijualnya. Sebab, pihak pewaralabalah yang akan mematok harga jual. Dengan begitu, harga yang berlaku di semua toko Raja Motor seragam, dan terwaralaba tidak bisa sembarangan menaikkan atau menurunkan harga barang.

Erie menargetkan, setiap gerai terwaralaba harus bisa mencetak omzet Rp 5 juta sehari atau Rp 150 juta per bulan. Terwaralaba Raja Motor tak perlu membagi keuntungan dari omzet itu dengan membayar royalty fee kepada pewaralaba. Sebab, sistem waralaba ini bebas biaya royalti.

Tapi, Erie buru-buru menambahkan, apabila ada acara promosi, pihaknya akan memungut biaya promosi sebesar 5% dari laba bulan berjalan. Biasanya promosi ini diadakan 3 bulan-6 bulan sekali, tergantung dari event yang tengah digelar.

Mitra terwaralaba Raja Motor akan mendapat keuntungan 5%-20% dari omzet yang diperolehnya. Jika target omzet tersebut terpenuhi dan terwaralaba bisa mengoperasikan gerainya dengan efisien, maka menurut hitungan Erie, waralaba ini akan balik modal dalam waktu sekitar 3 tahun.

Namun, yang harus diperhatikan, persaingan di bisnis jual beli onderdil dan aksesori motor ini cukup ketat. Itu artinya, terwaralaba harus bersiap bersaing dengan bengkel-bengkel konvensional yang biasaya juga menyediakan aksesori dan onderdil motor.

Yohan Rubiyantoro

Tabel simulasi perhitungan bisa di donlod di SINI

About these ads

Entry filed under: Bisnis. Tags: , , , , , , , , .

Blogkage updates week 1 july 08 Dementor

17 Komentar Add your own

  • 1. humaira  |  Juli 29, 2008 pukul 4:18 am

    saya berniat sekali buka usaha ini, lokasi ada dpinggir jalan, kira2 bangunannya cukup ruangan saja atau bagaimana , tapi melihat modal yg diperlukan rasanya berat banget, kalau 20 s.d 30jt mungkin saya bisa pinjam bank, mohon solusinya? …… trm ksih.

    Balas
  • 2. ulfa  |  Juli 29, 2008 pukul 4:34 am

    Gmana kalau saya mau buka toko onderdil motor tapi modalnya cuma 40jt, tempat ada tapi hanya bisa ruangan sebesar 50m. Mohon bantuannya upaya apa yg bisa saya lakukan untuk mewujudkan hal tsb?

    Balas
  • 3. widya harry sutanto  |  Agustus 14, 2008 pukul 3:16 pm

    berapa sih modal untuk waralaba ini? kita ada tempat strategis di pinggir jalan dekat dengan kampus, tolong kalo bisa kasih asumsi keuntungan dan pengoperasian bisnis tersebut, terima kasih

    Balas
  • 4. Ados S.K  |  Desember 2, 2008 pukul 4:39 pm

    Saya perlu lis harga onderdil mtr.Bisa ga di kirim? Jk mmang lebih murah dari toko langganan saya,mau dong blanja di toko anda. Tararengkiyu

    Balas
  • 5. sastro  |  Desember 22, 2008 pukul 4:01 am

    tolong kasi telephone yang bisa dihubungi.trims

    Balas
  • 6. overload  |  Januari 2, 2009 pukul 8:00 am

    ada nggak opsi value dari waralaba tersebut, mungkin dengan modal kurang kebih 50 juta. maturnuwun

    Balas
  • 7. hendra  |  Januari 5, 2009 pukul 1:24 am

    Gmana kalau saya mau buka toko onderdil motor tapi modalnya cuma 40jt, tempat ada tapi hanya bisa ruangan 50m dipinggir jalan. Mohon bantuannya upaya apa yg bisa saya lakukan untuk mewujudkan hal tsb?

    Balas
  • 8. Gevira  |  Januari 14, 2009 pukul 2:06 am

    Saya sangat berminat buka usaha seperti ini, lokasi sudah ada kira-kira 70 M persegi, cuma modal awal baru punya sekitar 120 jtaan, mohon bantuannya, apa ada celah buat saya untuk bisa mewujudkannya ? hatur nuhun

    Balas
  • 9. deri ferdiansyah  |  Januari 28, 2009 pukul 12:35 pm

    sya berniatt buka usaha seperti ini ,bangunan sudah ada tapi moda sekitat 50 jt ,,toong beri solusi nya

    Balas
  • 10. deri ferdiansyah  |  Januari 28, 2009 pukul 12:37 pm

    say berencana buka usah sepeti ini,bangunan sudah ada sekitar 58 m2,modal hanya punya 50jt,,tolong beri solusinya ,,makasih

    Balas
  • 11. Yanto  |  Mei 18, 2009 pukul 10:19 am

    Dengan hormat.
    Kami sangat tertarik dengan bisnis spare part ini,disamping harga material tidak diketahui pembeli dan harga jual sendiri tidak ada standartnya.
    Toko kami dipinggir jalan utama propinsi,kata orang sangat cocok untuk bengkel/toko spare part motor,luas toko ada 100 m2
    Mohon kami diberikan penjelasan
    Apakah modal harus 340 juta?rasanya untuk bisnis pemula yang baru menekuni bisnis ini sangat berat dan beresiko.
    Apakah tidak mungkin untuk kisaran 100 jutaan.
    Apakah jual spare part kelas 2 dan 3 ?
    Bilamana mungkin,dengan dikisaran modal 100 juta bagaimana cara dan prosedurnya untuk bergabung dengan bisnis ini.

    Terima kasih
    Kalau semua harga ditentukan oleh terwaralaba apakah bisa bersaing?

    Balas
  • 12. hellen  |  Juli 8, 2009 pukul 7:37 am

    dimana alamatnya?

    Balas
  • 13. dr.Hadiwijaya.MPH  |  Juli 24, 2009 pukul 6:08 am

    mohon telpon yang bisa di hubungi, telpon saya 081310101003

    Balas
  • 14. Ahmad Baihaqi  |  April 18, 2011 pukul 6:49 am

    Berapa modal yg dibutuhkan untuk membuka waralaba ini?

    Balas
  • 15. lucianelikerawung  |  Juni 10, 2011 pukul 9:33 am

    syalommm,saya sangat tertarik dgn usaha onderdil motor tapi yg menjadi kendala bagi saya adalah modal yg bagi saya terlalu besar,,,saya memulai usaha saya di rmh dgn modal intergritas yg sangat di jamin sehingga saya blh membuka usaha depot air ,warnet,counter hp,pulsa dan jualan bensin getengan trus lokasi saya di jalan raya dan usaha tersebut di mulai dgn modal yg kecil kemauan yg besar dan integritas,,,mhn solusinya dlm usaha tersebut,,GOD BLESS….

    Balas
  • 16. Win  |  November 23, 2011 pukul 8:40 am

    Saya sangat berminat bisnis ini, tapi saya hanya punya modal 50jt. kl tempat sudah ada, kira2 15m persegi. tolong kasih solusinya.
    Trimakasih..

    Balas
  • 17. tunggal jaya motor  |  Desember 16, 2011 pukul 11:46 am

    blhkh sy minta daftar harga barang, agar supaya bs di bandingkan dgn harga yg langganan saya…

    Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Juli 2008
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Kategori

Add to Technorati Favorites

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.