Berendam di bisnis spa rumahan

April 24, 2008 at 12:02 am 41 komentar

USAHA
No. 12, Tahun X, 26 Desember 2005

Jamuan Spa di Rumah Kita
Berendam di bisnis spa rumahan

Demam bisnis spa yang kini melanda kota-kota besar telah menular dari hotel berbintang, lokasi eksklusif, mal, hingga ke kompleks perumahan. Karena tempat usahanya di rumah, modalnya jadi terjangkau. Margin labanya bisa mencapai 50%.

Urusan mengendurkan dan mengencangkan urat saraf tak pelak lagi telah menjadi ladang bisnis yang kian menggiurkan. Apalagi jika dipadukan dengan perawatan dan upaya mempercantik keelokan tubuh. Setelah bekerja dan berkutat dengan rutinitas yang menjemukan, orang-orang lelaki maupun perempuan butuh waktu untuk meredakan ketegangan saraf, sekaligus memanjakan tubuhnya.

Maka tak heran bila solus per aqua alias spa kian merebak di kota-kota besar, dan hampir selalu dipadati pengunjung laki-laki dan perempuan. Berendam di kolam air hangat sembari menghirup wewangian aromaterapi yang menyeruak di spa ini bisa melegakan otak yang serasa sumpek. Ditingkahi sapuan scrub, elusan lulur di sekujur tubuh, plus pijatan dengan aneka minyak-minyakan alami, hmm…. timbul deh sensasi rileks yang sungguh menyenangkan. Setelah menjalani terapi itu, kulit terasa resik dan indah. Badan pun terasa ringan.

Untuk menikmati perawatan itu, orang tak segan-segan keluar duit ratusan hingga jutaan rupiah sekali servis komplet. Tak heran, bisnis spa semakin merebak di mana-mana. Tak hanya di kota-kota besar, kini gerai-gerai spa juga mulai menerobos daerah-daerah.

Di kota besar seperti Jakarta, selain butik-butik spa yang sudah cukup lama nongkrong di hotel berbintang, gerai-gerai spa juga terus bermunculan di mal atau pusat keramaian. Bahkan kini, demam gerai spa pelan-pelan sudah menjalar ke kompleks perumahan.

Salah satu yang tertarik menekuni bisnis ini adalah Sri Surhayati. Pemilik gerai Puri Wangi Spa ini menyulap rumahnya seluas 180 m2 di kawasan Pamulang, Tangerang, menjadi sebuah tempat usaha.

Awalnya, Yanti, panggilan akrab Sri Surhayati, memang seorang mania spa. Setelah berumah tangga, ia berpikir, ibu-ibu rumah tangga bakal kesulitan kalau harus pergi ke tempat spa yang ada di tengah perkotaan, seperti di mal atau hotel. Selain biayanya mahal, ibu rumah tangga itu sulit meninggalkan kediamannya.

Maka, dengan modal Rp 200 jutaan, Yanti bersama suaminya pun merombak rumah mereka menjadi sebuah gerai spa. Untuk mempromosikan spa-nya, Yanti membikin plang nama di depan rumahnya, menyebarkan brosur, dan menempelkan pamflet di berbagai lokasi.

Hasilnya, saban hari Puri Wangi kedatangan 4-6 orang pengunjung yang rata-rata menghabiskan dana Rp 50.000 sekali datang. Pelanggannya mulai ibu rumah tangga, para ABG, hingga para calon pengantin. “Pasar spa rumahan masih luas, masih banyak yang belum menjalankannya,” cetus Yanti tanpa mau menyebut detail omzetnya.

Tinggal merombak rumah menjadi gerai

Bila Anda tertarik menjajal bisnis spa yang pasarnya masih lebar dan pemainnya relatif sedikit ini, persiapkanlah diri Anda. “Ketika ingin membangun spa di perumahan, si pemilik harus menguasai lingkungan sekitar,” ujar Evvie Sulistijowati, seorang konsultan bisnis spa yang juga seorang hajah. Dengan begitu, kita akan tahu karakter dan daya beli pasar yang akan kita sasar.

Evvie yang juga produsen bahan perawatan spa ini menandaskan, membuka spa tidak sama dengan membuka toko biasa. Kata dia, spa bukan hanya menjual pelayanan dan produk, melainkan juga kualitas. “Kita harus membuat customer datang,” lanjutnya. Untuk itu, si pengusaha juga harus membekali dirinya dengan pengetahuan akan seluk-beluk bisnis spa.

Modal duit tentu juga merupakan komponen yang penting dalam memulai bisnis ini. Menurut hitungan Evvie, untuk mendirikan spa perumahan seluas 60 m2, habis dana antara Rp 100 juta hingga Rp 200 juta. Ruangan seluas itu bisa diisi dengan kamar-kamar spa, bath tub, perawatan rambut, perawatan kulit, semacam bar untuk jamu, tempat potong rambut, creambath, manicure, dan pedicure. “Spa rumah tidak mengandalkan pemandangan,” cetusnya.

Bila kita hendak menyulap rumah menjadi gerai spa, apa yang dilakukan Yanti bisa memberi kita inspirasi. Yanti yang seorang arsitek ini tidak mengubah ruang-ruang rumahnya. Dia hanya mengubah fungsi setiap ruang sesuai dengan kebutuhan spa. Ruang tamu, misalnya, dia ubah menjadi tempat pedicure dengan tetap mempertahankan bentuk ruang tamu pada umumnya dengan satu meja bulat dan dua kursi. Hanya, kursi itu khusus untuk pedicure.

Yanti mengubah fungsi ruang duduk menjadi ruang creambath, dilengkapi sebuah meja panjang dan tiga cermin bulat yang diletakkan berderet. Kamar tidur di lantai satu diubah menjadi ruang massage. Di ruang ini, terdapat kamar mandi dengan bathtub. Ruang duduk di lantai dua juga menjadi tempat massage. Yanti masih menyisakan sebuah ruangan pribadi khusus untuk keluarganya.

Nah, perombakan tempat plus pembelian berbagai peralatan spa itu merupakan komponen biaya in-vestasi awal yang paling besar. “Untuk bahan spa-nya sendiri, sih, murah. Saya awalnya hanya membeli sekitar Rp 500.000,” bebernya. Senada, Evvie mengatakan, untuk membeli persediaan bahan perawatan spa selama tiga bulan, paling kita hanya butuh modal sekitar Rp 5 juta.

Bahan-bahan spa, seperti aneka scrub, minyak untuk pijat, berbagai aromaterapi, dan lainnya bisa kita peroleh dengan mudah. Di pasaran ada begitu banyak pilihan produk spa. Sebut saja Taman Sari Mustika Ratu, Spa Essensia, atau berbagai merek lain yang bisa kita peroleh di kawasan Pasar Baru, Jakarta dan Bali.

Marginnya bisa mencapai 50%

Yang mahal dan merupakan unsur terpenting dalam bisnis spa adalah sumber daya manusia alias terapis. Selain bisa membajak para terapis atau merekrut mantan terapis yang sudah bekerja di spa lain, pengusaha spa juga bisa merekrut para lulusan sekolah atau kursus spa. Cuma, ya itu tadi, kita harus benar-benar jeli memilih terapis yang berkualitas.

Evvie memberi ancar-ancar jumlah terapis di sebuah gerai idealnya 5-6 orang. Jumlah pegawai segini cukup untuk spa rumahan. “Biasanya waktu ramai hari Jumat sampai minggu,” kata seorang pemilik spa rumahan yang tak mau disebut namanya.

Lain dengan Yanti yang hanya mempekerjakan tiga orang pegawai. Uniknya, ia tak memerlukan tenaga pembukuan khusus. Ketiga pegawai inilah yang menyusun pembukuan mereka masing-masing. Ini lantaran ketiganya dibayar harian dengan memperoleh tip dan fee.

Rata-rata mereka memperoleh fee 10%-20% dari ongkos yang dikeluarkan pelanggan yang sedikitnya Rp 50.000 per pelanggan. Dengan sistem pembayaran harian dan fee, Yanti menerapkan manajemen langsung per terapis. “Jadi enggak perlu ada resepsionis atau manajer,” cetusnya. Lebih fleksibel dan irit.

Sayang, Yanti enggan menyebutkan berapa besar pemasukan dalam sebulan. Yang pasti, setelah berjalan tiga tahun, tak lama lagi ia bakal balik modal. Evvie sendiri membuka kartu, bisnis spa sebenarnya bisa mendatangkan margin besar. “Bisa 50%,” ucap Evvie.

Anda berminat berendam bisnis spa di rumah sendiri?

+++++

Berbagai versi Sejarah Spa

Sekitar 3.000 tahun lalu, setelah lelah berperang dengan badan penuh peluh dan debu, pasukan Romawi melakukan ritual pemulihan diri. Ritual ini juga dimaksudkan untuk menyembuhkan luka-luka mereka. Caranya, mereka berendam di kolam-kolam air hangat. Nyess….

Ritual itulah yang disebut-sebut sebagai awal munculnya solus per aqua alias spa. Konon, spa tertua masih ada di Kota Merano, Italia. Syahdan, Cleopatra selalu mempercantik penampilannya dengan berendam di air panas yang dicampuri berbagai wewangian dari minyak asiri.

Malah, Hipocrates, tokoh pengobatan ulung Yunani, pernah mempraktekkan cara perawatan tersebut dan kemudian menulis hidroterapi. Keajaiban dan kehebatan ruwatan pemandian ini kemudian disebarkan oleh golongan Roma ke seluruh Eropa, hingga akhirnya tersebar di seantero jagat raya.

Versi lain, ada yang bilang spa berasal dari Spau, nama sebuah desa dekat Liege di Belgia. Desa itu terkenal sejak abad ke-16 dengan kolam air mineralnya. Di sana dulu ada sumber air yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Selama berabad-abad, kolam di Spau menjadi kegemaran golongan bangsawan dan raja.

Mana riwayat yang benar, itu tak penting. Kini spa telah menjadi ajang pemulihan diri dan ajang mencari fulus.

Ahmad Febrian, Agung Ardyatmo

Tabel simulasi perhitungan bisa di donlod di SINI

About these ads

Entry filed under: Bisnis. Tags: , , , , .

Menjajal tawaran waralaba salon kuku Meji Mejiku Jalan pintas ke bisnis spa ala Leha-Leha Day Spa

41 Komentar Add your own

  • 1. hayun_04  |  April 24, 2008 pukul 9:08 am

    wah boleh juga ya usha spa
    sy baru usaha salon sdh 3 tahunan
    masih kecil2an di bogor
    mungkin ada yg berminat joint utk usaha spa boleh juga tuh
    hub sy
    hayun_04@yahoo.com

    Balas
    • 2. mikailasthought  |  Juni 10, 2011 pukul 1:20 am

      wah ibu sdh lama ya buka usaha salon. kalau boleh saya email ke alamat email ibu untuk tanya ya. bagaimana awal mula usaha dan pendanaannya. saya jg tertarik buka salon kecil2an.
      ini email saya : tasya_4@hotmail.com

      Balas
  • 3. kholik  |  Juli 23, 2008 pukul 4:36 am

    saya manufactur di bidang Spa produc, kalau mau info tetang kami buka saja http://www.arsahandicraft.worpress.com

    Balas
  • 4. dyah  |  Juli 26, 2008 pukul 12:23 am

    saya ingin tahu dimana ya bisa kursus spa di Jakarta yang harganya terjangkau? trims.

    Balas
  • 5. ELLA  |  Agustus 30, 2008 pukul 2:10 am

    mau jga nee usaha spa,di Yogya kursus spa di mana y?
    ada yang tau….

    Balas
  • 6. ceu yayz...  |  September 26, 2008 pukul 1:41 am

    saya tertarik buka usaha spa jg ni, di bandung kursus dmn ya? selain kursus mo tau jg bgmn tempat yg cocok u/ usaha spa n biaya nya jg dong.

    Balas
  • 7. Esty  |  Oktober 10, 2008 pukul 3:39 am

    Saya juga tertarik untuk membuka usaha spa. Saya juga ingin menanyakan info untuk mengikuti kursus spa dengan harga terjangkau

    Balas
  • 8. rosalinda  |  Oktober 17, 2008 pukul 1:05 pm

    saya tertarik juga mau buka spa..saya hendak mengikuti kursus spa dibali..kalu tau dimana bolewh saya belajar..yang harga jgn mahai sihh

    Balas
  • 9. Ita  |  November 13, 2008 pukul 5:07 am

    Boleh juga tuh dicoba, kira2 ada yg bs ksh info tempat kursus di Balikpapan gak?

    Balas
  • 10. Korinawati Teruna(Corry)  |  November 18, 2008 pukul 11:25 pm

    hai, salam kenal, bgs dan menjajnjikan ya margin nya.. boleh tau kalau ada info kursus spa di medan?. thanks

    Balas
  • 11. irma  |  November 20, 2008 pukul 4:22 am

    wah….saya jg suka tuch bisnis spa bahkan saya sdh terjun sendiri dengan cara kunjung ke rumah,saking pinginnya bisnis spa,saya rela jadi therapis sendiri,ilmunya dari mertua yg dulu mantan therapis mustika ratu (hotel sheraton),sy pingin punya sertifikat therapis cuma…udah daftar di semarang 2 tahun yg lalu tp ga ada temenya min 10 orang gimana ini…………….

    Balas
    • 12. TUTI alawiyah  |  Januari 22, 2012 pukul 12:22 am

      tambah aku satu mau ikutan donk…

      Balas
  • 13. b e e  |  Desember 16, 2008 pukul 12:12 pm

    wah..aq jg b’niat buka usaha spa neh…minta tips-tips yg harus dilakukan apa aja..n kasih tau rincian biaya dunk..

    Balas
  • 14. mala  |  Januari 9, 2009 pukul 12:18 pm

    halo..salam kenal, bagus dan ok juga margin nya yaa

    saya pernah kerja sbg therapist di indonesia khususnya saya anak didik dari Gaya Spa jakarta.

    dan saya pernah kerja sebagai therapist di Kuala lumpur 2 tahun.
    di hotel bintang lima kuala lumpur.

    saya mau tanya untuk kursus totok yg bagus dimana yaa?

    Balas
  • 15. michelle  |  Januari 12, 2009 pukul 11:11 am

    saya sedang membutuhkan tambahan therapis untuk tempat Spa saya..kalo boleh dibantu , dimana ya tempat saya bisa mendapatkan tenaga therapis untuk dikontrak bekerja ?

    Balas
  • 16. ria  |  Januari 19, 2009 pukul 1:26 pm

    Allow…,
    saya imgin tahu informasi kursus spa yang hasil pelatihannya untuk disalurkan ke luar negri,plizss….ya klo ada yang tahu kabari saya

    Balas
  • 17. LeyehLeyeh_home.Spa  |  Januari 20, 2009 pukul 7:12 am

    http://therapish.blogspot.com atau YM : zaitun_bunga@yahoo.co.id
    salam…..untuk semuanya…

    Balas
  • 18. nina  |  Januari 27, 2009 pukul 11:29 am

    halloooo…… aku benar2 tertarik ama bisnis home spa
    jujur aku bilang didaerah akusekarang ini emang udah ada home spa tapi blm ada yang bonapit semua hanya biasa aja
    gimana ya aku pengen buka home spa yang bonapit lah cuman aku belum bisa cara2na sapa ya yang mau ngasih tau aku cara2nya soalnya low kursus kayaknya nda mkn deh …

    Balas
  • 19. dwi  |  Januari 31, 2009 pukul 11:04 am

    bole jg tuh.. saya pengen tau info kursus spa d malang, ada ga ya? tq

    Balas
    • 20. Nita  |  September 7, 2011 pukul 8:02 am

      say..ud dapet info kursus spa di malang? ayuk ikutan;p

      Balas
  • 21. vila  |  Februari 7, 2009 pukul 9:33 am

    kalu d tangerang tempat kursus spa yang murah dmana y ?

    Balas
  • 22. yulia  |  Februari 18, 2009 pukul 3:58 am

    hai hai aku tertarik nih buat bisnis yg sama…
    mohon sharingnya dong… ttg apa aja yg dibutuhkan dan detail dana nya… makasih

    Balas
  • 23. Riviera Putri  |  Maret 7, 2009 pukul 2:28 pm

    saya sedang cari tempat kursus SPA, bisa dibantu ngga? tq

    Balas
  • 24. donna  |  Mei 4, 2009 pukul 3:26 pm

    Minta info tempat2 kursus spa di daerah JKT dsk dunk. Klo franchise gmn crnya?

    Balas
  • 25. ganies  |  Mei 25, 2009 pukul 3:29 am

    tempat kursus SPA ada di LPK Mutiara Bunda, Jl. kedoya raya no.45 kb.jeruk, jakbar.
    (021)58355666.
    atau di Essentia SPA academy
    di kebayoran baru.
    kl ada yg mo ikt, bareng aku yuk..

    Balas
    • 26. eni  |  Oktober 5, 2011 pukul 1:47 am

      aku berminat….berapa biaya kursusnya ? berapa lama ?

      Balas
  • 27. ganies  |  Mei 25, 2009 pukul 3:32 am

    ganiesneeh@yahoo.com

    Balas
  • 28. windy puspitasari  |  Mei 30, 2009 pukul 4:55 pm

    kalau untuk buka usaha spa berarti kita harus cukup menguasai yah teknik massage dll nya itu…
    kira kira ada yang tahu gak kursus/pelatihan spa di bandung di mana yah? aku udah cari2 tapi blm ada info juga…
    btw trims bgt infonya yah !.

    Balas
  • 29. windy puspitasari  |  Mei 30, 2009 pukul 4:56 pm

    oh ya kira kira berapa yah biaya kursus spa nya yang biasa ada?thx

    Balas
  • 30. vicky  |  Juni 2, 2009 pukul 7:12 am

    saya mulai tertarik untuk melakukan bisnis SPA..mohon informasi mengenai perencanaan atau persiapan mendirikan SPA..
    saya juga ingin mengikuti kursus terapis, sehingga bisa menjalankan usaha dengan lebih maksimal. trims ya

    Balas
  • 31. fyen  |  Juni 2, 2009 pukul 7:35 am

    saya berminat ruk berbisnis spa rumahan akan tetapi saya tidak mempuanyai skill di bidang tsb dan berapa biaya yang di butuhkan

    Balas
  • 32. fyen  |  Juni 2, 2009 pukul 7:35 am

    saya berminat tuk berbisnis spa rumahan akan tetapi saya tidak mempuanyai skill di bidang tsb dan berapa biaya yang di butuhkan

    Balas
  • 33. Elisabeth  |  Juni 18, 2009 pukul 9:06 am

    Hai…
    Saya berminat baunget buka usaha spa…kira kira ada kursus Spa ngak yang bisa saya ikutin mungkin kursus bulanan gitchu,
    saya berdomisili di Pekanbaru

    Makasih

    Balas
  • 34. cadek ari  |  Juli 16, 2009 pukul 4:49 pm

    tolong dong kasi tau tempat kursus spa yang gratis ,,,

    Balas
  • 35. vony  |  Juni 1, 2011 pukul 5:00 am

    saya mau kursus spa dulu. kalau di bandung dimana yah tempatnya.

    Balas
  • 36. IMAN Spa  |  Juni 3, 2011 pukul 3:01 am

    Kalo ada yang berkunjung ke BALI silahkan mengunjungi IMAN Spa yang beralamat di Jl Sri Widari 63 UBUD-BALI atau kunjungi website kami di http://www.imanspa.com

    Terimakasih

    Balas
  • 37. ovic  |  Juni 8, 2011 pukul 5:22 am

    kalo ada yang mau training spa treatment dan spa product hub saya di : ovic.anggara@yahoo.com murah dan cepat

    Balas
  • 38. wanty  |  September 27, 2011 pukul 1:57 pm

    saya menerima kursus basic manicure padicure dan spa jika ada yang tertarik boleh langsung hubungi saya di 082123377820

    Balas
  • 39. liana  |  Oktober 27, 2011 pukul 9:03 am

    mohon informasi kursus spa di wilayah serpong tangerang dan langkah pengenalan bisnis spa

    Balas
  • 40. Eva Toursiyana  |  Maret 21, 2012 pukul 5:15 am

    dmana sy bisa mendapatkan product spa dengan harga murah untuk usaha spa ini

    Balas
  • 41. melia propolis  |  Mei 8, 2012 pukul 5:06 am

    …. idenya sangat meng inspirasi.. boleh juga…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

April 2008
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Kategori

Add to Technorati Favorites

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.