Menjadi mitra produsen rokok Sampoerna

Maret 18, 2008 at 1:33 pm 21 komentar

USAHA
Tabloid KONTAN No. 2, Tahun IX, 11 Oktober 2004

Melinting Rokok, Yuk…
Menjadi mitra produsen rokok Sampoerna

PT HM Sampoerna membuka kesempatan menjadi mitra untuk memproduksi sigaret kretek tangan. Peluang ini terbuka bagi pengusaha kecil menengah, koperasi, dan pesantren. Modalnya sekitar Rp 1 miliar.

Sudah ada peringatan di bungkus rokok: merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, serta gangguan kehamilan dan janin. Toh, bagi para perokok berat, hidup kurang lengkap dan tak nikmat tanpa rokok. Bagi mereka, rokok sudah menjadi sembako yang wajib ada dan harus menemani di mana pun mereka berada.

Banyaknya pecandu rokok di Indonesia membuat bisnis rokok nasional terus mengebul. Krismon dan terus naiknya cukai rokok beberapa tahun terakhir, memang, sempat membuat pasar rokok nasional melempem. Tapi, mulai awal tahun ini penjualan rokok nasional mulai naik. Selain karena tak adanya kenaikan cukai rokok, kampanye pemilu juga mendorong naiknya konsumsi rokok. Ke depan, di bawah pemerintah baru, diharapkan roda ekonomi mulai bergulir kencang, hingga daya beli dan konsumsi masyarakat kita kembali naik.

Anda tergiur hendak ikut mengisap gurihnya untung dari bisnis rokok? Meskipun para leluhur Anda tidak mewariskan resep dan racikan saus andalan, Anda tetap bisa melakoni bisnis pengepul asap ini. Caranya: menjadi mitra produsen rokok besar.

Adalah PT Hanjaya Mandala Sampoerna (HM Sampoerna), perusahaan rokok besar yang memiliki program Mitra Produksi Sigaret (MPS). Sampoerna membuka program MPS ini sejak 1994, khusus untuk memproduksi rokok lintingan tangan alias sigaret kretek tangan (SKT). Adapun merek SKT yang akan diproduksi MPS adalah Dji Sam Soe (isi 12 dan 16 batang), Sampoerna Hijau, dan Panamas Kuning.

Dalam program kemitraan ini, MPS harus menyediakan lahan, bangunan (pabrik, gudang, kantor, pos satpam, klinik untuk pekerja), perlengkapan kantor, dan tenaga kerja. Berapa, ya, modal yang harus disediakan MPS? Seperti diungkap John Mosman, Direktur PT Putra Patria Adikarsa, mitra Sampoerna yang paling muda, modalnya mencapai Rp 1 miliar. Untuk daerah lain, modal yang dibutuhkan boleh jadi lebih besar atau lebih kecil.

Adapun Sampoerna akan menyediakan mesin giling, bahan baku raw material (termasuk kertas dan blend), pengepakan, beberapa tenaga ahli, hingga membayar cukai. Singkatnya, si mitra hanya bertugas melinting rokok, yang seluruh bahan bakunya dipasok Sampoerna. Hasilnya, MPS akan menerima biaya linting dan management fee yang ditetapkan berdasar negosiasi. Pembayaran tersebut biasanya dilakukan setiap minggu, sehingga MPS bisa menggunakannya untuk membayar upah buruh.

Maaf, hanya untuk di Pulau Jawa

Peluang menjadi mitra Sampoerna ini masih terbuka. “Ini tergantung dari permintaan rokok di pasar,” kata Yudy Rizard Hakim, Public Relations Head HM Sampoerna. Terakhir, 27 September lalu, mereka mengangkat PT Putra Patria Adikarsa sebagai mitra termudanya untuk memproduksi Dji Sam Soe isi 12 batang. Dengan masuknya MPS dari Kulon Progo itu, kini Sampoerna memiliki 25 MPS yang keseluruhannya mempekerjakan 36.498 orang pekerja. “Arah pengembangan selanjutnya ke arah barat dari Surabaya,” lanjut Yudy.

Namun, tidak sembarang orang bisa menjadi MPS Sampoerna. “Peminatnya banyak sekali. Kami menerima 3-4 lamaran setiap minggu,” ujar Yudy. Jadi, wajarlah bila Sampoerna melakukan seleksi yang amat ketat. Dalam seleksi tersebut, ada beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon mitra. Yakni:

Pertama, peluang ini hanya terbuka bagi pengusaha kecil menengah (UKM), koperasi, dan pondok pesantren. Kedua, hingga saat ini peluang menjadi MPS Sampoerna hanya untuk mereka yang berlokasi di Pulau Jawa. “Pengolahan bahan bakunya kan terpusat di Pandaan, Jawa Timur. Jadi, MPS tak boleh terlalu jauh dari situ, untuk menghemat biaya transportasi,” tandas Yudy.

Ketiga, lokasi pabrik MPS haruslah berada di daerah miskin. Ini berkait dengan cita-cita HM Sampoerna untuk meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat.

Keempat, di daerah tersebut harus tersedia tenaga kerja dalam jumlah dan kemampuan yang memadai. Setiap MPS setidaknya harus memiliki 1.200-1.500 orang pekerja perempuan. Kelima, dari jumlah pekerjanya yang cukup banyak itu, jelaslah MPS harus menyediakan lahan yang cukup luas untuk usahanya. Sebagai contoh, MPS di Kulon Progo yang mempunyai 1.505 pekerja itu berada di lahan seluas 5.225 m2 dengan luas bangunan 2.568 m2.

Keenam, pabrik MPS itu haruslah berada di lokasi yang bisa dilalui truk. Ini penting, karena Sampoerna akan mengirimkan bahan baku dan bahan pembuat rokok dengan truk. Truk itu pula yang nantinya mengangkut rokok hasil lintingan MPS.

Bila semua persyaratan terpenuhi, biasanya proses untuk menjadi MPS hanya memakan waktu sekitar 3-5 bulan sejak lamaran diajukan. “Cepat, kok, prosesnya, “ujar John Mosman. Setelah disetujui menjadi mitra, MPS akan memasuki masa percobaan selama tiga bulan.

Dalam masa percobaan ini Sampoerna akan mengirimkan 40-60 orang karyawannya ke MPS itu untuk melakukan pelatihan. Selain membiayai karyawan Sampoerna, selama masa percobaan itu, “Sampoerna juga membayar upah para buruh yang bekerja di MPS tersebut,” timpal Yudy. Bila MPS sudah beroperasi secara mandiri, barulah MPS membayar gaji pekerjanya (di luar pegawai Sampoerna) di samping membayar biaya tetap (overhead cost) seperti biaya listrik, telepon, air, dan kesehatan pekerja.

Ada yang bisa beli Mercedes New Eyes

Dalam masa percobaan itu, selain melatih bagian manajemen, para karyawan Sampoena juga melatih para buruh agar bisa mencapai target (standard performance), yakni setiap orang bisa menghasilkan 325 batang rokok per jam. Seiring meningkatnya kecakapan para pekerja, pelan-pelan pegawai Sampoerna akan ditarik hingga tinggal sekitar 10 orang saja. Ke-10 orang ini tetap bekerja di MPS khususnya di bagian pengawasan kualitas dan supervisi. “Gaji mereka tetap Sampoerna yang bayar,” ujar Yudy.

Soal risiko bisnis MPS tak begitu besar. Sebab, seluruh bahan baku disediakan Sampoerna, dan seluruh hasil lintingannya juga akan ditampung Sampoerna. Cuma, adanya pembatasan jatah produksi oleh Sampoerna dengan sendirinya bisa membatasi gerak MPS. Risiko lain baru muncul bila pasar rokok nasional kembali turun, atau bila rokok-rokok keluaran Sampoerna kalah bersaing dari merek lain.

Omong-omong, berapa besar keuntungan MPS dan berapa lama balik modalnya? Sayang, manajemen HM Sampoerna menolak menjawabnya. “Yang jelas, MPS ini menguntungkan. Makanya banyak yang mau,” tandas Yudy. Ia lalu mencontohkan pengalaman MPS yang sudah cukup lama bergabung. “Ada yang sudah punya mobil mewah Mercedes New Eyes,” ucapnya. Ayo, siapa mau ikutan melinting rokok?

+++++

Dilarang: Gede dan Berkeringat

Untuk menjadi MPS Sampoerna, Anda harus bisa mengumpulkan setidaknya 1.200 orang pekerja yang memenuhi syarat. Meski pengangguran amat banyak, ini bukan pekerjaan mudah. Sebab, “Semuanya harus perempuan, dan sebaiknya perempuan Jawa,” beber Yudy.

Jangan berburuk sangka, ini tak ada kaitannya dengan sentimen ras. Yudy bilang, untuk pekerjaan melinting dan menggunting SKM, dibutuhkan kesabaran, tangan yang luwes, dan jari yang lentik. Semua itu biasanya dimiliki perempuan Jawa. “Itu pun tak semua perempuan Jawa memenuhi syarat,” ujar Yudy Rizard Hakim, Public Relations Head HM Sampoerna.

Ketika seleksi, para calon pekerja disuruh merentangkan tangannya beberapa saat. Bila tangannya berkeringat, dia tak akan diterima. Sebab, tangan yang berkeringat akan merusak dan mengotori amri (kertas rokok) saat melinting rokok. Selain itu, untuk pekerja di bagian gunting, ibu jarinya tak boleh gede dan gendut karena gerakannya akan kaku.

Mesti Sinaga, Agung Ardyatmo (Yogyakarta)

About these ads

Entry filed under: Bisnis. Tags: , , , .

Menjajaki waralaba Mailshop Plus Menghitung peluang waralaba penyedia jasa internet

21 Komentar Add your own

  • 1. Achmed Roy  |  November 10, 2008 pukul 8:38 pm

    kami ingin bergabung dalam program Mitra Produksi Sampoerna, namun kami tidak tau bagaimana detail persyaratannya dan bagaimana membangun komunikasi pendahuluan dengan pihak managemen. Mohon penjelasan.

    ken_passai

    Balas
  • 2. yoga  |  November 14, 2008 pukul 2:33 am

    BANYAK KARYAWAN / BURUH DI MPS PT CAHYA MULIA PERSADA NUSA, BANTUL TIDAK TAHAN BEKERJA KARNA BEBAN MENTAL YANG BESAR ; KERJA DARI JAM 5 PAGI SAMPAI JAM 17.00 BAHKAN BAHKAN SAMPAI JAM 18.00, DITAMBAH DENGAN ADANYA MANDOR / PENGAWAS YANG SESUKA HATI MEMARAHI KARYAWAN, BELUM LAGI RESIKO KESEHATAN (PARU-PARU) YANG AKAN DI TERIMA KARYAWAN SEWAKTU WAKTU NANTI. MUNGKIN MPS BANTUL MENYEPELEKAN KARYAWAN / BURUH YANG KEBANYAKAN HANYA TAMATAN SD, & SMP.CEK SENDIRI DI MPS BANTUL.

    Balas
    • 3. anita  |  Oktober 10, 2011 pukul 3:40 pm

      ANDA BETUL SEKALI,DI MPS INI MEMANG MANAGEMENTNYA JUGA GAK BERES,PARA PEJABAT2NYA JUGA TIDAK BERMUTU & BERKUALITAS,HNY BERMODAL IJAZAH SD SJ BS JD CHIEF ECURITY,PARA SUPERVISOR JUGA HNY LULUSAN SMA.KARYAWAN PRODUKSI HNY SBG BUDAK,TEMPAT KESALAHAN,SDNG JK ADA PRESTASI DIAKU OLEH PARA PEJABAT2

      Balas
  • 4. fabagus  |  Maret 4, 2009 pukul 5:39 am

    BANYAK KARYAWAN / BURUH DI MPS PT CAHYA MULIA PERSADA NUSA, BANTUL TIDAK TAHAN BEKERJA KARNA BEBAN MENTAL YANG BESAR ; KERJA DARI JAM 5 PAGI SAMPAI JAM 17.00 BAHKAN BAHKAN SAMPAI JAM 18.00, DITAMBAH DENGAN ADANYA MANDOR / PENGAWAS YANG SESUKA HATI MEMARAHI KARYAWAN, BELUM LAGI RESIKO KESEHATAN (PARU-PARU) YANG AKAN DI TERIMA KARYAWAN SEWAKTU WAKTU NANTI. MUNGKIN MPS BANTUL MENYEPELEKAN KARYAWAN / BURUH YANG KEBANYAKAN HANYA TAMATAN SD, & SMP.CEK SENDIRI DI MPS BANTUL.
    menanggapi coment di atas sebenarnya di setiap mps jam kerja di mulai jam 06.00 pagi dan untuk jam pulang mengikuti target dari sampoerna,itupun kembali lagi kepada pekerja tersebut.karena mps menggunakan sistem borongan yg berati cepat dan tidaknya pekerja untuk pulang di pengaruhi oleh cepat dan tidaknya pekerja itu menyelesaikan targetnya.
    dan untuk kesehatan pekerja kami sudah berikan masker untuk para pekerja dan pekerjapun sudah kami ikutkan program jamsostek.
    terimakasih dan mohon maaf jika ada kata-kata yang salah.

    Balas
    • 5. DIAN RAHARJA  |  Juli 7, 2011 pukul 2:29 pm

      Maaf,mau tanya berapa rata2 upah yang diterima pekerja dari level pelinting,mandor dan supervisor produksi MPS Gombong, Kebumen dalam sebulan untuk tahun 2011 ini???

      Balas
    • 6. palapa rescue jogja  |  Mei 14, 2012 pukul 6:31 pm

      mohon maaf sebelumnya. menanggapi masalah kesehatan,memang para pekerja udah pake masker,tapi apa itu dah jaminan dah sehat?buktinya dalam kurun waktu januari s/d mei 2012 ini dah ada beberapa pekerja yang hamil dan melahirkan prematur si ibu memang sehat tapi bayi yg dilahirkan yg menanggung dampaknya(mohon kroscek aja lsg)dan menurut dokter &pemeriksaan laborat itu dikarenakan nikotin dari tembakau.sedangkan pekerja harus menanggung sendiri biaya yg tdk sedikit tuk itu.rs yg ditunjuktidak mau menerima pasien alasanya dah penuh serta jamsostek tdk bs dipake karena yg berlaku yg ada fotonya.lha terus apa tindakan perusahaan ntuk masalah seperti ini???

      Balas
  • 7. evanka  |  April 10, 2009 pukul 10:29 am

    tolong kasih tau apa saja persyaratan untuk menjadi mitra produsen rokok sampurna

    Balas
    • 8. herdi  |  April 15, 2011 pukul 7:19 am

      gapoktan bisa tidak MENJADI MPS<

      Balas
  • 9. dear surya  |  April 30, 2009 pukul 4:59 am

    saya ingin membuka MPS, saya ingin tau lebih detil mengenai prosedur yang lebih lengkap.
    tolong beri tau saya siapa yang harus saya hubungi dan kapan saya bisa menghubungi.
    terima kasih.

    Balas
  • 10. reno  |  April 30, 2009 pukul 9:32 am

    1.Bagaimana caranya untuk menjadi distributor rokok sampoerna? 2.Berapa harga per slop dan bila pengambilan dalam jumlah yang banyak berapa harganya?
    Mohon penjelasannya. sekian terima kasih.

    Balas
  • 11. Anang Zunaedi  |  Juni 29, 2009 pukul 4:25 pm

    Kami sangat tertatarik menjadi MPS dari PT HM Sampoerna. Tapi bagaimana prosedur dan tata caranya? Mohon informasi. Terima kasih.

    Balas
  • 12. Anang Zunaedi  |  Juni 29, 2009 pukul 4:27 pm

    MPS adalah bukti CSR yang riil, mengurangi penganguran dan pemerataan kesempatan pendapatan dan usaha. Mohon informasi menjadi MPS PT HM Sampoerna.Trims.

    Balas
  • 13. Koperasi Serba Usaha SURYA  |  Juni 29, 2009 pukul 4:28 pm

    MPS adalah bukti CSR yang riil, mengurangi penganguran dan pemerataan kesempatan pendapatan dan usaha. Mohon informasi menjadi MPS PT HM Sampoerna.Trims.

    Balas
  • 14. deny hasan  |  April 14, 2011 pukul 12:32 am

    kami ingin bergabung dengan hm samporna mohon persyaratan di emailkan ke cvtiangabadi@yahoo.co.id

    Balas
  • 15. ainur rohman  |  Juni 2, 2011 pukul 8:15 am

    1.Bagaimana caranya untuk menjadi distributor rokok sampoerna? 2.Berapa harga per slop dan bila pengambilan dalam jumlah yang banyak (1 Karton ) perproduk Sampoerna berapa harganya?
    Mohon penjelasannya. sekian terima kasih.

    Balas
  • 16. adelia rahma  |  Oktober 8, 2011 pukul 1:45 pm

    MPS???singkatan dari “Membuat Pria Sengsara”,krn ditinggal para wanita kerja dr pagi buta smpe senja dg gaji yg gak begitu besar,huekkk

    Balas
  • 17. david (dave)  |  November 17, 2011 pukul 2:45 pm

    mohon info yang detail untuk persyaratannya krna saya sangat berminat , terimakasih

    Balas
  • 18. artanto sofwan  |  Februari 16, 2012 pukul 11:11 am

    bagaimana bisa menjadi mitra mps untuk wilayah tulungagung

    Balas
  • 19. Oktav Dwi V  |  Maret 19, 2012 pukul 4:59 am

    Saya siap menjadi MPS sampoerna.Tp saya harus menghubungi siapa N divisi apa?Mohon penjelasannya.Trims

    Balas
  • 20. alvin  |  Oktober 29, 2012 pukul 9:48 am

    kalau saya ingin sekali memasarkan nya … bisa di bantu untuk harga dan minimum order ya gak gan??081809804758

    Balas
  • 21. Luluk Suhartini SE  |  November 24, 2012 pukul 7:59 am

    Setelah sy ikut pelatihan se Propinsi Jawa Timur dan disitu berkumpulnya orang yang mempunyai usaha kecil yaitu rokok, dan usaha mereka pasangh surut, dan mereka mempunyai motivasi yang besar untuk mengembangkan usahanya dan mereka sangat tertarik bergabung/bermitra dengan Sampoerna, bagaimana kalau mereka digabung menjadi satu trus bergabung dengan Sampoerna

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Kategori

Add to Technorati Favorites

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.